Rambut rontok, kulit kepala berminyak, rambut kering dan kusut, hingga kerusakan akibat alat styling masih menjadi keluhan utama masyarakat Indonesia.

Iklim tropis yang panas dan lembap, paparan sinar matahari, polusi, serta kebiasaan menata rambut setiap hari menjadi faktor pemicu gangguan kesehatan rambut dan kulit kepala.

>>> Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi, dari Rp100 Ribu hingga Rp25 Juta

Namun, banyak orang memilih produk perawatan rambut hanya karena tren atau rekomendasi orang lain, tanpa mempertimbangkan kondisi rambut masing-masing.

Menurut Matthew Lim, Business Development Manager Schwarzkopf di Henkel, langkah pertama merawat rambut adalah mengenali kondisi rambut dan kulit kepala sendiri.

"Setiap individu memiliki kondisi rambut dan kulit kepala yang unik. Melalui Schwarzkopf Extra Care, kami ingin mendorong pendekatan perawatan rambut yang lebih personal," ujar Matthew Lim.

Pendekatan personal ini penting karena setiap masalah rambut memiliki penyebab berbeda. Rambut rontok bisa dipicu oleh lemahnya akar rambut, stres, perubahan hormon, atau pola hidup.

Kulit kepala berminyak umumnya dipengaruhi produksi sebum berlebih, terutama di daerah beriklim tropis seperti Indonesia.

Sementara rambut kering dan kusut sering muncul akibat berkurangnya kelembapan alami. Kebiasaan menggunakan catokan, pengeriting, hair dryer, atau paparan sinar matahari tanpa perlindungan dapat merusak lapisan pelindung rambut.

Schwarzkopf Hadirkan Rangkaian Extra Care

Menjawab kebutuhan tersebut, Schwarzkopf memperkenalkan rangkaian Extra Care di Indonesia dengan pendekatan perawatan berbasis sains.

>>> Perkuat Akselerasi Bisnis Berkelanjutan, Bank Mandiri Raih Pengakuan FinanceAsia 2026

Produk ini dikembangkan oleh tim riset dan pengembangan global Schwarzkopf untuk menjawab berbagai kondisi rambut dan kulit kepala.

Salah satu variannya adalah Extra Care Anti Hair Loss yang diformulasikan dengan Tri-Combo Revitalizing Tech, mengandung Carnitine Tartrate, Coneflower Extract, dan Taurine.