FIFA telah memulai penyelidikan atas insiden yang terjadi pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Argentina dan Cape Verde, Jumat lalu.

Insiden tersebut melibatkan streamer terkenal IShowSpeed yang diduga menjadi korban pelecehan rasis oleh sekelompok penggemar saat ia melakukan siaran langsung.

>>> Kisah di Balik Hubungan Dingin De Bruyne dan Courtois Lebih dari Satu Dekade

Streamer berusia 21 tahun itu hadir di Hard Rock Stadium, Miami, pada 3 Juli untuk menyaksikan laga Argentina melawan Cape Verde.

Menurut laporan BBC, FIFA mendapat laporan mengenai dugaan pelecehan rasis yang terekam dalam siaran langsung IShowSpeed.

FIFA mengeluarkan pernyataan terkait insiden tersebut, menegaskan bahwa Piala Dunia adalah perayaan persatuan, keberagaman, dan rasa hormat.

>>> Lionel Scaloni Sebut Dua M Kunci Comeback Argentina ke Perempat Final

IShowSpeed telah melakukan siaran langsung pertandingan sepanjang turnamen, bahkan menampilkan Presiden FIFA Gianni Infantino dan beberapa bintang sepak bola dalam siarannya.

Ia dikenal sebagai penggemar berat Cristiano Ronaldo dan kerap bercanda dengan membenci rival Ronaldo, Lionel Messi, yang bermain untuk Argentina.

Dengan 57 juta pelanggan YouTube dan 53 juta pengikut TikTok, IShowSpeed berkontribusi besar terhadap popularitas global Piala Dunia.

>>> YA TUHAN! Terikat Janji Turun 2 Peringkat, Inilah Program TV dengan Rating Terbaik Hari ini 9 Juli 2026

Kepergian penonton akibat ulah penggemar lawan tentu menjadi perhatian FIFA saat mereka menyelidiki insiden ini.