Nama Folarin Balogun menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Penyerang Timnas Amerika Serikat itu diizinkan FIFA tetap bermain melawan Belgia meski sebelumnya menerima kartu merah.

Keputusan ini memicu perdebatan luas mengenai independensi FIFA. Bahkan menjadi salah satu isu terbesar sepanjang fase gugur turnamen.

>>> Sinyal Peringatan: Gelembung AI Ancam Pasar Saham AS

Siapa Folarin Balogun?

Folarin Jerry Balogun lahir di New York City, AS, pada 3 Juli 2001. Ia dibesarkan di London, Inggris, sejak bayi.

Balogun memiliki darah Nigeria sehingga sempat memenuhi syarat membela tiga negara: AS, Inggris, dan Nigeria. Setelah membela tim kelompok umur Inggris, ia memilih memperkuat Timnas AS pada 2023.

Karier profesionalnya dimulai di akademi Arsenal.

Ia dipinjamkan ke Middlesbrough dan Stade de Reims, lalu mencetak lebih dari 20 gol di Ligue 1 musim 2022/2023.

AS Monaco kemudian merekrutnya secara permanen. Di bawah pelatih Mauricio Pochettino, Balogun menjadi penyerang utama AS di Piala Dunia 2026.

>>> Doom, Wolfenstein, dan Quake Dilaporkan Ikut Jadi Fokus ZeniMax di Tengah Restrukturisasi Xbox

Kronologi Kartu Merah

Kontroversi bermula saat AS menghadapi Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar. Balogun diganjar kartu merah langsung setelah VAR menilai ia menginjak pergelangan kaki pemain lawan.

Sesuai Kode Disiplin FIFA, kartu merah otomatis membuatnya absen satu pertandingan. Ia dipastikan tidak bisa bermain di laga 16 besar melawan Belgia.

Namun beberapa hari kemudian, FIFA mengumumkan hukuman Balogun ditangguhkan. Ia kembali memenuhi syarat untuk bermain.

Dalam pernyataan yang dikutip AP News, FIFA menyebut keputusan itu diambil oleh Komite Disiplin independen. Hukuman satu pertandingan ditangguhkan dengan masa percobaan satu tahun.

>>> Veteran RPG yang Dipecat Sebut Obsidian Juga Terkena Dampak PHK Microsoft

Keputusan ini memungkinkan Balogun langsung masuk dalam susunan pemain AS saat menghadapi Belgia. Federasi Sepak Bola Belgia pun melayangkan protes, namun FIFA menolaknya.