Drama seputar Folarin Balogun belum berakhir.

Belgia mengajukan banding di menit-menit terakhir setelah larangan satu pertandingan pemain Timnas AS itu di Piala Dunia ditangguhkan pada Minggu.

>>> Pencarian Remaja Mississippi yang Hilang Usai Liburan 4 Juli

Menurut The Athletic, Amerika Serikat dan Belgia diminta menyampaikan argumen mereka kepada komite banding FIFA pada pukul 5 pagi Senin waktu setempat.

Batas waktu itu hanya beberapa jam sebelum kedua tim bertanding di babak 16 besar di Seattle.

Meskipun banding dikabulkan, Belgia dilaporkan kesal dengan tenggat yang singkat. Keputusan awal tidak dipublikasikan.

Orang yang dipilih untuk menangani kasus ini tidak memiliki afiliasi dengan FIFA, UEFA, atau CONCACAF.

Balogun menjalani 24 jam yang penuh gejolak.

Ia bangun Minggu pagi dengan keyakinan tidak akan bermain setelah menerima kartu merah saat melawan Bosnia dan Herzegovina pada Rabu.

>>> Erika Kirk Hadiri Sidang Awal Kasus Pembunuhan Charlie Kirk

Kemudian muncul laporan bahwa hukuman otomatis Balogun ditangguhkan karena pejabat menyelidiki kartu merah kontroversial tersebut. Hal itu membuatnya tersedia untuk pertandingan melawan Belgia pada Senin.

Presiden Donald Trump turun tangan dan menelepon presiden FIFA Gianni Infantino. Ia merayakan hasil akhir dengan unggahan di media sosial, menyebut keputusan awal sebagai "ketidakadilan besar."

Mantan presiden FIFA Sepp Blatter mengkritik intervensi tersebut. "Kartu merah tidak dibatalkan oleh panggilan telepon politik.

Kartu merah dibatalkan oleh aturan, bukti, dan badan independen," ujarnya.

Blatter menambahkan, "Jika seorang presiden AS campur tangan dengan presiden FIFA, dan seorang pemain tiba-tiba dibebaskan sebelum pertandingan knockout Piala Dunia, pertanyaannya tidak terhindarkan: Quo vadis, FIFA?"

>>> Piala Presiden 2026 Digelar 25 Juli, Persib vs Arema di Laga Pembuka

Belum ada jaminan keputusan banding akan turun sebelum pertandingan dimulai. Perkembangan selanjutnya masih dinantikan.