>>> Mantan Travis Kelce Unggah Pesan Menohok Usai Kabar Pernikahan Taylor Swift

Selain menegaskan kesiapannya bertahan, Ancelotti juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang sepanjang turnamen.

Ia menilai para pemain sudah menunjukkan dedikasi maksimal meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan.

"Hasil ini memang sangat mengecewakan dan kami semua sedih. Namun saya harus berterima kasih kepada para pemain karena mereka telah bekerja sangat keras," tutur Ancelotti.

Pelatih yang pernah membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions itu bahkan merasa Brasil tidak layak tersingkir secepat ini.

Meski demikian, ia mengakui kekalahan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sepak bola.

"Saya tidak merasa kami pantas kalah. Tetapi beginilah sepak bola, beginilah olahraga.

Kadang kita harus menerima rasa kecewa dan pahitnya sebuah kekalahan," ujar Ancelotti.

Brasil datang ke Piala Dunia 2026 dengan beban besar setelah menjalani fase kualifikasi yang kurang meyakinkan.

Meski berhasil melewati fase grup tanpa kekalahan dan lolos dramatis dari Jepang pada babak 32 besar, perjalanan mereka akhirnya dihentikan dua gol Erling Haaland yang membawa Norwegia menang 2-1.

Kekalahan tersebut juga menjadi laga terakhir Neymar di panggung Piala Dunia bersama Brasil.

Penyerang senior itu hanya mampu mencetak satu gol melalui titik penalti saat menghadapi Norwegia, namun gagal menyelamatkan Selecao dari eliminasi.

Ancelotti kini menatap masa depan dengan optimistis.

>>> Filipina Jadi Pembeli Panel Surya Terbesar Dunia, Didorong Tagihan Listrik

Ia yakin fondasi yang dimiliki Brasil masih cukup kuat untuk kembali menjadi penantang serius di turnamen internasional berikutnya, sekaligus mengakhiri penantian panjang menuju gelar juara dunia keenam.