Menanggapi masalah kritis keselarasan dengan Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Bersama UE, Brnabić membela keputusan Beograd untuk tidak menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.

Ia menyoroti sikap seimbang Serbia terhadap kedaulatan regional. "Kami tidak melihat ini sebagai kepentingan yang saling bersaing," ujarnya.

Menteri Keuangan Serbia, Siniša Mali, menekankan bahwa investasi dalam negeri akan terus berlanjut terlepas dari insentif integrasi keuangan Eropa.

"Tidak peduli apakah seseorang menganggap Serbia sebagai salah satu negara tertinggal di Balkan Barat, Serbia akan terus mengerjakan strateginya," kata Mali.

Mali juga menyoroti besarnya bantuan materi yang diberikan Beograd kepada Kyiv di tengah konflik yang sedang berlangsung.

"Lebih dari 90% dari semua dukungan untuk Ukraina yang berasal dari Balkan Barat datang dari Serbia," tambahnya.

>>> Realisasi Subsidi Diskon Tarif Penyeberangan Capai Rp21 Miliar per 4 Juli 2026

Meskipun ada argumen tersebut, oposisi diplomatik tetap kuat karena negara-negara anggota memprioritaskan kriteria demokrasi fundamental di atas kompromi geopolitik.