Cristiano Ronaldo menyebut momen golnya yang dianulir Video Assistant Referee (VAR) menjadi titik balik kebangkitan Portugal saat menyingkirkan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Menurut sang kapten, insiden tersebut justru meningkatkan kepercayaan diri tim dan suporter hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan.

>>> Anak dan Istri Brigjen Lalu Muhammad Iwan Siapa? Profil Perwira Polri yang Jadi Tersangka Kasus MBG

Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar setelah menang dramatis 2-1 atas Kroasia di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026).

Kemenangan itu lahir melalui gol penalti Ronaldo pada menit ke-68 dan gol Goncalo Ramos pada masa injury time (90+4).

Laga berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal karena Kroasia lebih dulu unggul lewat Ivan Perisic pada menit ke-53.

Portugal kemudian bangkit meski sempat kehilangan momentum akibat keputusan VAR yang menganulir gol kedua Ronaldo pada menit ke-61 karena offside.

Beberapa menit kemudian, Portugal justru memperoleh hadiah penalti yang sukses dikonversi Ronaldo menjadi gol penyama kedudukan.

Gol Dianulir Justru Membangkitkan Semangat

Bagi Ronaldo, momen ketika golnya dianulir ternyata bukan menjadi pukulan bagi tim.

Sebaliknya, insiden tersebut justru mengubah atmosfer pertandingan dan membangkitkan keyakinan seluruh pemain Portugal.

"Setelah gol saya yang offside itu, orang-orang mulai percaya.

Kemudian keadaan menjadi sedikit lebih baik bagi kami, kami mampu menciptakan beberapa peluang matang dan pada akhirnya kami memang layak memenangkan pertandingan ini," ujar Ronaldo.

>>> Sinopsis Spider-Man: No Way Home di Bioskop Trans TV Hari Ini

Penyerang berusia 41 tahun itu mengatakan Portugal sejak awal menyadari pertandingan melawan Kroasia tidak akan berjalan mudah.

Ia pun memberikan penghormatan kepada Luka Modric dan rekan-rekannya yang dinilai tampil sangat disiplin sepanjang laga.