Presiden Belarus Alexander Lukashenko menyatakan negaranya siap memperluas ekspor produk pangan ke Indonesia, termasuk daging dan susu.

Komitmen itu disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7).

>>> Hasil Piala Dunia: Oyarzabal Cetak Dwigol, Spanyol Melaju ke 16 Besar

"Anda juga meminta untuk memasukkan susu, daging, dan berbagai produk lainnya ke Indonesia dan kami sangat siap untuk itu.

Beberapa hal tersebut adalah bidang-bidang kerja sama yang kami anggap dapat segera direalisasikan," kata Lukashenko dalam pernyataan bersama.

Lukashenko mengatakan perdagangan antara Indonesia dan Belarus masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan.

Menurutnya, kedua negara tak hanya dapat memperluas perdagangan komoditas, tetapi juga mengembangkan kerja sama yang lebih erat melalui pertukaran teknologi.

Ia menilai hubungan dagang Indonesia dan Belarus seharusnya berkembang seiring meningkatnya kebutuhan kedua negara terhadap berbagai produk strategis.

"Sebagai negara besar seperti Indonesia, kami juga memiliki sesuatu yang Anda perlukan.

Tidak hanya barang-barang yang diproduksi oleh kami yang Anda perlukan, tetapi hubungan perdagangan ini memang sangat diperlukan oleh kedua belah pihak," ujarnya.

Menurut Lukashenko, kunjungannya ke Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral yang selama ini masih relatif kecil.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 4 – 5 Juli 2026

"Sesudah kunjungan ini, kami melihat volume perdagangan kedua negara akan semakin meningkat lebih besar lagi.

Namun yang paling penting adalah, di dalam volume perdagangan yang ada tersebut, juga masih diperlukan adanya pertukaran teknologi, yaitu teknologi yang saling kita perlukan," katanya.

Selain menawarkan ekspor susu dan daging, Belarus juga menyatakan siap memperluas kerja sama di sektor pertanian melalui peningkatan pasokan pupuk, alat dan mesin pertanian, serta teknologi pertanian.