Lukashenko juga mengatakan negaranya siap membangun perusahaan patungan (joint venture), melakukan lokalisasi pabrik di Indonesia, hingga melatih tenaga kerja Indonesia di bidang teknik.

Kerja sama pangan menjadi salah satu fokus dalam pertemuan Presiden Prabowo dan Lukashenko.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Belarus juga meminta Indonesia memasok sekitar 14 ribu ton minyak sawit mentah (CPO) dan 120 ribu ton kakao per tahun.

Selain perdagangan komoditas, kedua negara juga menjajaki kolaborasi di bidang mekanisasi pertanian dan transfer teknologi.

Hubungan ekonomi Indonesia dan Belarus belakangan juga semakin erat seiring penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia-EAEU Free Trade Agreement/FTA) pada akhir 2025.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 4 – 5 Juli 2026

Belarus merupakan salah satu anggota utama EAEU sekaligus telah meratifikasi perjanjian tersebut.