Gelaran Piala Dunia 2026 kembali diwarnai kontroversi yang melibatkan FIFA.

Insiden terbaru terjadi saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia & Herzegovina 2-0 di babak kedua. Keputusan wasit justru memicu perdebatan panas.

>>> DPRD Setujui Usulan Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

Sorotan tertuju pada kartu merah yang diterima penyerang AS, Folarin Balogun, usai intervensi VAR.

Keputusan itu dinilai janggal karena pelanggaran serupa yang dilakukan Lionel Messi di laga sebelumnya tidak mendapat sanksi serupa.

Media Inggris, The Telegraph, menyoroti adanya perlakuan berbeda.

“Memang ada aturan khusus untuk Lionel Messi, dan aturan lain untuk pemain lain di turnamen ini,” tulis laporan tersebut.

>>> Potongan Panggung Jatuh Hampir Timpa Penari Saat Latihan Freedom 250

Kritik keras juga datang dari jurnalis James Ducker yang mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR. Ia menilai keputusan terhadap Balogun tidak sejalan dengan insiden yang melibatkan Messi sebelumnya.

“Bagaimana kita bisa membandingkan dua insiden ini? Sentuhan tanpa niat yang sama, tapi hasilnya berbeda jauh,” ujarnya dikutip dari Soccernews.

Ducker menyebut kepemimpinan wasit di turnamen ini “sangat inkonsisten” dan implementasi VAR masih jauh dari ideal.

Dampak keputusan tersebut cukup besar bagi Amerika Serikat. Balogun dipastikan absen pada laga penting melawan Belgia, yang berpotensi memengaruhi peluang mereka melaju lebih jauh.

>>> Taylor Frankie Paul Diwajibkan Tes Narkoba demi Hak Asuh Anak

“Ini mendekati korupsi,” tegas Ducker. Ia bahkan mempertanyakan apakah ada upaya untuk mengarahkan trofi kembali ke tangan Argentina dan Messi.