Durian dikenal sebagai 'raja buah' dengan cita rasa khas dan tekstur lembut. Namun, buah ini juga mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi.

Meski begitu, bukan berarti Anda harus menghindari durian sepenuhnya. Kuncinya adalah mengonsumsinya dalam jumlah wajar dan memperhatikan pola makan secara keseluruhan.

>>> Purbaya Akui Pengelolaan Aset Negara Masih Banyak Kelemahan

Satu Pongge Durian Setara Semangkuk Nasi

Kepala Departemen Gizi Xuyen A General Hospital di Ho Chi Minh City, Chau Thi Anh, mengatakan durian merupakan buah yang padat energi.

Sekitar 100 gram daging durian atau satu pongge berukuran sedang mengandung sekitar 147 kalori.

Jumlah tersebut hampir menyamai energi dari sekitar 150 gram nasi putih matang atau satu mangkuk nasi.

Selain tinggi kalori, durian juga mengandung sekitar 27 gram karbohidrat, 5,3 gram lemak, dan 3,8 gram serat.

Pada jenis durian besar seperti Monthong tanpa biji atau Ri6, satu pongge bisa memiliki berat 150-200 gram.

Artinya, satu pongge dapat menyumbang sekitar 220-290 kalori, setara atau lebih tinggi dari satu mangkuk nasi.

Mengapa Durian Bisa Memengaruhi Gula Darah?

Durian memiliki indeks glikemik (GI) sekitar 49-55 yang tergolong rendah hingga sedang. Namun, beban glikemiknya cukup tinggi karena kandungan karbohidrat yang banyak.

Jika dikonsumsi berlebihan, durian tetap dapat meningkatkan kadar gula darah secara signifikan. Durian mengandung tiga jenis gula: glukosa, fruktosa, dan sukrosa.

Glukosa dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, sedangkan lemak pada durian memperlambat pencernaan sehingga gula darah bertahan tinggi lebih lama.

>>> HIDIVE Luncurkan "Summer of Dubs" 2026 dengan Deretan Anime Isekai, Rom-Com, Fantasi, dan Lainnya