Setelah PHK dan Berakhirnya Destiny 2, Bungie Tak Bisa Janjikan Perbaikan Masalah
Bungie, pengembang Destiny 2 dan Marathon, sedang menghadapi masa sulit di tengah industri game yang penuh gejolak.
Setelah mengakhiri pengembangan aktif Destiny 2 bulan lalu dan mengalami PHK besar-besaran, studio ini kini kesulitan merespons keluhan pemain.
>>> Devils Ajukan Offer Sheet untuk Barrett Hayton
Meskipun Destiny 2 masih bisa dimainkan dan bahkan mengalami lonjakan pemain setelah pengumuman penghentian, berbagai masalah performa dan bug terus dilaporkan.
Namun, tim kecil yang tersisa tidak bisa merilis pembaruan dengan kecepatan seperti sebelumnya.
Pekan lalu, Bungie menunda patch yang dijadwalkan rilis minggu ini. "Kami akan memberikan informasi lebih lanjut jika memungkinkan," tulis studio tersebut di Twitter.
Komunitas Destiny merespons dengan skeptis, dengan komentar teratas di Reddit menyebut kekhawatiran bahwa penundaan ini bisa menjadi selamanya.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, akun resmi Destiny 2 Team di Reddit menegaskan bahwa penundaan tidak bersifat permanen. "Bukan penundaan selamanya.
>>> Dave Portnoy Buka Isi Perseteruan dengan Bill Simmons di Buku Baru
Kami akan merilisnya saat memungkinkan. Beberapa perbaikan dalam patch yang tertunda berasal dari anggota tim yang terkena PHK," tulis mereka.
Bungie meminta para pemain untuk memberikan apresiasi kepada tim yang telah bekerja, baik yang masih ada maupun yang sudah pergi.
"Saat patch ini dirilis, tolong tunjukkan cinta kepada tim, masa lalu dan sekarang," imbaunya.
Dalam thread Reddit terpisah tentang masalah performa PC, akun Destiny meminta "video atau contoh" dari masalah spesifik.
>>> Manchester United Pinjamkan Andre Onana ke Trabzonspor Lagi
"Meskipun kami tidak bisa menjanjikan perbaikan, kami akan lihat apa yang bisa kami lakukan," tambahnya.
Update Terbaru
Kemenko Pangan dan IDSurvey Dorong Transformasi Pelabuhan Hijau dan Cerdas
Kamis / 02-07-2026, 09:50 WIB
Rekor 72 Bulan Surplus Neraca Dagang Tamat, Lampu Kuning Ekonomi RI?
Kamis / 02-07-2026, 09:50 WIB
Harga Vinfast MPV 7 Rp329 Juta Hanya untuk 2.000 Konsumen Pertama
Kamis / 02-07-2026, 09:50 WIB
5 Bocoran Spesifikasi Unggulan iPhone 18 Pro Max Tahun 2026
Kamis / 02-07-2026, 09:50 WIB
Mahasiswa Unair Gagas Buah Merah Papua untuk Terapi Osteoartritis
Kamis / 02-07-2026, 09:49 WIB
Muslera Dibela Bielsa, Sempat Meriang Sebelum Blunder Lawan Spanyol
Kamis / 02-07-2026, 09:49 WIB
Ilmuwan Klaim Berhasil Ciptakan Sel dari Nol untuk Pertama Kalinya
Kamis / 02-07-2026, 09:49 WIB
Comeback Belgia Catat Rekor Baru di Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 09:49 WIB
Kuasa Hukum Jokowi Minta Sidang Kasus Ijazah Digelar Terbuka
Kamis / 02-07-2026, 09:49 WIB
Dua Gol Harry Kane Bawa Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 09:45 WIB
China Rilis UU Persatuan Etnis, Sekolah Wajib Gunakan Bahasa Mandarin
Kamis / 02-07-2026, 09:45 WIB
15 Museum Hidden Gem di Jakarta, Sepi tapi Sarat Cerita
Kamis / 02-07-2026, 09:45 WIB
Witan Sulaeman Antusias Dilatih Shin Tae-yong di Persija, Sebut Latihan Akan Berbeda
Kamis / 02-07-2026, 09:43 WIB
PMNC Fall 2026 Mulai 3 Juli, Tim PUBG Mobile Incar Panggung Global
Kamis / 02-07-2026, 09:43 WIB






