Pendiri Barstool Sports, Dave Portnoy, mengungkapkan keluhan lamanya terhadap eksekutif media Bill Simmons dalam cuplikan buku barunya yang berjudul "Cancel Me If You Can".

Cuplikan yang diterbitkan Awful Announcing pada 30 Juni 2026 itu menunjukkan bahwa tulisan awal Simmons secara langsung membentuk gaya Barstool, sehingga serangkaian penolakan profesional terasa sangat personal.

>>> Manchester United Pinjamkan Andre Onana ke Trabzonspor Lagi

Portnoy menjelaskan bahwa ia pernah mencoba mendapatkan wawancara dengan Simmons untuk publikasinya di masa awal Barstool, tetapi ditolak berulang kali sebelum Simmons akhirnya membatalkan jadwal wawancara sepenuhnya.

"Saya memang memiliki perseteruan yang terdokumentasi dengan Bill Simmons," tulis Portnoy.

Ia menambahkan bahwa penolakan itu tidak melukai perasaannya, tetapi membuatnya frustrasi mengingat profil publik Simmons yang semakin menonjol saat itu.

"Dan ketika saya bilang terdokumentasi, itu karena saya mendokumentasikannya," tulis Portnoy.

Portnoy mengakui bahwa, jika dilihat kembali, kemarahannya mungkin berlebihan mengingat visibilitas Barstool yang terbatas pada periode tersebut.

"Saya tidak akan bilang itu melukai perasaan saya, tapi itu benar-benar membuat saya kesal," tulis Portnoy.

Ia mencatat bahwa Simmons baru saja beralih dari menulis acara televisi larut malam ke jaringan olahraga besar ketika penghinaan itu terjadi.

"Maksudmu kamu tidak ingin perhatian media? Persetan dengan orang ini, pikirku," tulis Portnoy.

>>> Dean Wade Resmi Bergabung dengan Philadelphia 76ers dengan Kontrak Empat Tahun

Meskipun ada rasa permusuhan yang tersisa, Portnoy mengakui bakat sastra saingannya sambil mempertahankan daya tarik publiknya sendiri.

"Saya selalu bilang bahwa pada masa itu, jika Anda ingin pura-pura tahu tentang Boston, Anda bicara tentang Ben Affleck, Matt Damon, atau mungkin Bill Simmons.