Baek Ji Young Buka Suara soal Tuntut Balik Komentar Jahat
Baek Ji Young angkat bicara mengenai dampak emosional dari komentar jahat di internet. Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengambil langkah hukum terhadap para pelaku.
Pada 30 Juni, penyanyi itu tampil di acara radio YTN "Wise Radio Life". Ia membahas kesehatan mental, perjuangan selebriti, dan meningkatnya dampak kebencian daring.
>>> Momen 'Mabuk' V BTS di Paris Usai Acara CELINE Curi Perhatian Penggemar
Dalam wawancara tersebut, Baek Ji Young memperkenalkan grup dukungan bernama "GEM". GEM adalah singkatan dari "Gatekeepers for Entertainers' Mental Health".
Grup ini beranggotakan beberapa selebriti terkenal, seperti Shin Ae Ra, Lee Sung Mi, dan Song Eun Yi.
Menurut Baek Ji Young, grup ini dibentuk setelah para anggota menyadari terlalu sering menghadiri pemakaman rekan artis yang bunuh diri.
Selama tiga hingga empat tahun terakhir, para anggota mempelajari trauma dan menjangkau artis yang mungkin mengalami kesulitan emosional.
Pakar kesehatan mental juga bekerja sama dengan grup untuk memandu upaya mereka.
Saat membahas kebencian daring, Baek Ji Young mengakui bahwa tidak mungkin menghentikan sepenuhnya komentar jahat. Namun, ia memutuskan mengambil tindakan hukum ketika komentar menargetkan keluarganya atau terlalu personal.
"Hukuman itu sendiri, baik denda maupun rekomendasi, memiliki bobot yang signifikan," ujarnya. Ia menekankan bahwa hukuman untuk perilaku berbahaya daring tidak boleh dianggap enteng.
>>> Album ARIRANG BTS Tembus 3,8 Miliar Streaming dalam 8 Pekan
Baek Ji Young juga menyatakan kekhawatiran bahwa beberapa orang yang mendapat sanksi hukum justru membanggakannya di internet.
Ia memperingatkan bahwa hukuman tersebut dapat memengaruhi kehidupan sosial dan masa depan seseorang.
Pernyataan Baek Ji Young menarik perhatian karena banyak selebriti Korea Selatan baru-baru ini berbicara tentang perjuangan kesehatan mental terkait kritik publik dan serangan daring.
Update Terbaru
Biohacker Gagal Operasi Lobster untuk Kendalikan AI, Akhirnya Mati
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Roman Safiullin Kalahkan Joao Fonseca di Wimbledon, Lolos ke Babak Keempat
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Nasib Aktor China Xu Peng Berubah Drastis gegara AI, Kini Jual Sayur di Pasar
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Film G.I. Joe ala Danny McBride Dikabarkan Mulai Syuting Tahun Depan
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Apakah Konsol Generasi Baru Masih Dibutuhkan?
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Otoritas Tasmania Peringatkan Publik Jaga Jarak dari Neil si Anjing Laut
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Iran Gelar Pemakaman Enam Hari untuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Pemilihan Senat Michigan
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ohio Laporkan 177 Kasus Parasit Cyclosporiasis di 43 Wilayah
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Arus Masuk ETF Bitcoin Spot AS Tembus 200 Juta Dolar per Hari
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
Laporan Guardian Ungkap Kesenjangan Nyeri Berdasarkan Etnis, Ini Solusinya
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
ITSB Pacu Transformasi Menuju Research University, Targetkan 2.500 Mahasiswa Akhir 2026
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB
Cara Investasi Reksadana untuk Pemula 2026: Modal Mulai Rp 10.000
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB
Setelah Pakai Galaxy Z Flip 7, Saya Tak Akan Beli Flip 8 Jika Samsung Tak Perbaiki Ini
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB






