Daftar Fenomena Langit Juli: Aphelion hingga Hujan Meteor Delta Aquarids
Bulan Juli 2026 akan menyajikan sejumlah fenomena langit yang menarik untuk diamati. Mulai dari Bumi berada di titik terjauh dari Matahari (aphelion) hingga hujan meteor Delta Aquarids.
Beberapa fenomena dapat dinikmati dengan mata telanjang, sementara lainnya memerlukan bantuan teropong. Pastikan langit cerah dan jauh dari polusi cahaya untuk hasil terbaik.
>>> Suzuki XL7 Facelift: Tampil Lebih Garang dengan Aksen Hitam
Mars-Uranus Berdekatan (4 Juli)
Pada 4 Juli, planet Mars dan Uranus akan tampak berdekatan di langit. Fenomena ini cukup diamati menggunakan sepasang teropong.
Pada tanggal yang sama, gugus bintang Pleiades juga berada di dekat kedua planet tersebut.
Pleiades, yang dikenal sebagai Tujuh Bersaudara, memiliki magnitudo 1,6 dan merupakan salah satu gugus terbuka paling terang.
Bumi di Aphelion (6 Juli)
Pada 6 Juli, Bumi mencapai titik terjauh dari Matahari dalam orbitnya, yang disebut aphelion. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani kuno, 'apo' (jauh) dan 'helios' (Matahari).
Bumi mengorbit Matahari dalam lintasan elips, sehingga terdapat titik terdekat (perihelion) dan titik terjauh (aphelion). Aphelion terjadi sekitar dua pekan setelah solstis Juni.
Bulan Baru (14 Juli)
Bulan baru akan terjadi pada 14 Juli pukul 16.45 WIB. Pada fase ini, Bulan berada di sisi yang sama dengan Matahari sehingga tidak terlihat di langit malam.
>>> C909 China Rayakan 10 Tahun Layanan Komersial, Perkuat Penerbangan Regional
Fase bulan baru menjadi waktu terbaik untuk mengamati objek redup seperti galaksi dan gugus bintang, karena tidak ada cahaya Bulan yang mengganggu.
Hujan Meteor Delta Aquarids (28-29 Juli)
Puncak hujan meteor Delta Aquarids terjadi pada malam 28 Juli hingga dini hari 29 Juli. Hujan meteor intensitas sedang ini dapat menghasilkan hingga 20 meteor per jam.
Delta Aquarids disebabkan oleh partikel debu dari komet Marsden dan Kracht. Sayangnya, bulan purnama akan mengaburkan sebagian meteor, namun meteor terang masih mungkin terlihat.
Bulan Purnama atau Buck Moon (29 Juli)
Bulan purnama terjadi pada 29 Juli pukul 21.37 WIB. Bulan akan tampak sepenuhnya terang karena berada di sisi berlawanan dengan Matahari.
Bulan purnama ini dikenal sebagai Buck Moon oleh suku asli Amerika, karena saat itu rusa jantan mulai menumbuhkan tanduk baru.
>>> Victor Willis, Vokalis Village People, Meninggal di Usia 74
Juga disebut Thunder Moon dan Hay Moon.
Update Terbaru
Aksi Damai Dukung MBG, Gubernur Kalteng Tampung Aspirasi Warga
Rabu / 01-07-2026, 20:25 WIB
Pimpinan Ponpes di Bogor Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati
Rabu / 01-07-2026, 20:25 WIB
AVPN Luncurkan Strategi Baru untuk Mobilisasi Modal bagi Transformasi Sosial dan Lingkungan Asia
Rabu / 01-07-2026, 20:22 WIB
Allpack Surabaya 2026 Digelar 4 Hari, Hadirkan Inovasi Kemasan Lokal dan Global
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Victor Willis, Vokalis Village People, Meninggal di Usia 74
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Water Bombing Belum Berdampak, Api di TPA Jatiwaringin Masih Berkobar
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Kemendag Minta PLN Penuhi Hak Konsumen Terdampak Mati Lampu
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Wamendagri Dorong Optimalisasi Tata Kelola Dana Otsus Papua Lewat 5T
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Malaysia Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, RON97 Jadi RM4 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
Bupati Kuansing Minta 'Mahar' Land Cruiser Rp2 M untuk Jabatan Sekda
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
KPK Temukan Land Cruiser yang Diduga Jadi 'Mahar' Jabatan Sekda Kuansing
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:15 WIB
Baek Ji Young Buka Suara soal Tuntut Balik Komentar Jahat
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB






