Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan komitmennya mendukung program "Sehati" yang digagas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

Program ini bertujuan memperkuat desa berketahanan iklim melalui penerapan teknologi tepat guna dan teknologi maju.

>>> Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik

Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan kick-off di Desa Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Ia menjelaskan bahwa dua pendekatan teknologi tersebut akan berjalan beriringan untuk memperkuat kemandirian desa.

>>> IHSG Dibuka Hijau ke Level 5.688, Investor Asing Jual Bersih Rp1,04 Triliun

Dari Sampah hingga Satelit

Teknologi tepat guna mencakup pengelolaan sampah dan energi terbarukan, sementara teknologi maju meliputi pemanfaatan data satelit untuk pemantauan lingkungan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong desa-desa di Indonesia menjadi lebih mandiri dan tanggap terhadap perubahan iklim.

>>> Polri Anugerahkan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Prabowo

BRIN akan menyediakan riset dan inovasi yang dibutuhkan, sedangkan Kemendes akan memfasilitasi implementasi di lapangan.