Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (1/7).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG masih rawan koreksi, meski ada peluang perubahan arah tren.

>>> Sennheiser Luncurkan Earbud Clip-On Pertama dengan Driver 12mm dan LDAC

"Dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.472-5.540.

Namun kami juga mencermati adanya peluang terbentuknya fase awal penguatan jika skenario alternatif mulai berjalan," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Ia memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.486 dan 5.317, serta resistance 6.007 dan 6.286.

Herditya merekomendasikan saham AADI, DSSA, ELSA, dan RAJA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih tertekan setelah menembus support 5.722.

>>> Yoon Eun Hye 'Coffee Prince' Ungkap Rahasia Diet, Tubuh Kencang di Usia 41

"IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju 5.472. Meski begitu, peluang rebound terbatas masih terbuka selama pergerakannya tetap di bawah 5.942," ujar Ivan.

Ia memprediksi IHSG bergerak di support 5.722, 5.472, dan 5.314, serta resistance 6.045, 6.171, 6.377, 6.545, dan 6.835.

Ivan merekomendasikan saham ADRO, ANTM, BBNI, EMTK, dan INCO.

Pada perdagangan Selasa (30/6), IHSG ditutup di level 5.643, melemah 177,59 poin atau minus 3,05 persen.

>>> ESA Sebut Server Minecraft Pribadi Ilegal, Upaya Stop Killing Games Kembali Gagal

Volume transaksi mencapai Rp15,23 triliun dengan 22,35 miliar saham diperdagangkan. Sebanyak 136 saham menguat, 564 terkoreksi, dan 99 stagnan.