Kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk, menjadi sasaran kritik tajam setelah De Oranje tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Belanda kalah dramatis dari Maroko melalui adu penalti di fase gugur.

>>> Kalah dari Maroko, Suporter Belanda Rusuh, Polisi Tembakkan Water Cannon

Dalam program televisi Vandaag Inside Oranje, analis Johan Derksen melontarkan kritik pedas terhadap Van Dijk. Ia menyebut bek Liverpool itu gagal menunjukkan jiwa kepemimpinan di momen krusial.

“Dia itu pemimpin palsu. Tidak bisa memimpin lini belakangnya sendiri dan terlihat lemah dalam duel udara,” ujar Derksen dikutip dari Voetbalzone.

Derksen juga menyoroti absennya Van Dijk sebagai eksekutor penalti. Menurutnya, pemain bintang seharusnya tampil di depan saat tim membutuhkan.

“Saya paling kecewa dengan para pemain bintang. Mereka justru menghilang.

>>> Gol Indah Nusa Bawa Norwegia Unggul 1-0 atas Pantai Gading

Van Dijk harusnya langsung maju mengambil tanggung jawab,” tegasnya.

Kritik soal Kepemimpinan dan Taktik

Analis lain, Rene van der Gijp, menyinggung pengaruh pemain senior dalam menentukan taktik tim.

Ia menilai pemain sekelas Van Dijk seharusnya berani menyuarakan pendapat kepada pelatih, terutama soal strategi bertahan.

>>> Babak I: Haaland Belum Cetak Gol, Norwegia Unggul atas Pantai Gading

Namun, Derksen tetap bersikukuh bahwa karakter kepemimpinan Van Dijk tidak sekuat yang terlihat. “Dia tampak seperti sosok besar, tapi sebenarnya tidak memiliki kepribadian itu,” katanya.