Serikat Pekerja Xbox Peringatkan Microsoft Soal PHK Massal
Karyawan Xbox yang telah berserikat menyuarakan penolakan terhadap rencana gelombang PHK baru di Microsoft.
Mereka berjanji akan memperjuangkan perlindungan pekerja yang lebih kuat di tengah ketidakpastian di divisi gim perusahaan.
>>> Nintendo Kembali Pilih Semua Dewan Direksi dalam RUPS Tahunan 2026
Pernyataan ini muncul setelah laporan menyebut Microsoft akan mengumumkan pemangkasan besar-besaran dan berpotensi menutup beberapa Xbox Game Studios sebagai bagian dari restrukturisasi.
Menurut laporan Bloomberg, CEO Xbox Asha Sharma baru-baru ini mengonfirmasi bahwa Microsoft sedang 'mereset' bisnis gimnya.
Sejumlah studio seperti Compulsion Games, Double Fine Productions, Ninja Theory, dan Undead Labs disebut terdampak, meski Microsoft belum mengonfirmasi secara resmi.
Tuntutan Perlindungan Pekerja
Dalam konferensi pers yang digelar Communications Workers of America (CWA), pimpinan serikat dan karyawan mengkritik rencana restrukturisasi. Mereka berargumen bahwa kondisi keuangan Microsoft tidak membenarkan PHK massal.
Wakil Presiden CWA Distrik 9 Frank Arce menyatakan bahwa karyawan Xbox 'tidak akan diperlakukan sebagai barang sekali pakai'.
Ia juga menyoroti kenaikan harga perangkat keras Microsoft baru-baru ini.
Arce menambahkan, 'Uangnya ada, manajemen hanya memilih ke mana uang itu pergi dan siapa yang membayar.'
>>> Karyawan Rockstar Games Dorong Pengakuan Serikat Pekerja Jelang Peluncuran GTA VI
Perwakilan juga menuntut perlindungan PHK yang mencakup semua karyawan Xbox, termasuk pemberitahuan sebelumnya, hak rekrut kembali yang diperpanjang, dan penghentian sementara perekrutan.
Beberapa pembicara menekankan bahwa Microsoft memiliki sumber daya untuk menghindari pengurangan tenaga kerja besar-besaran.
Perwakilan United Video Game Workers Sherveen Uduwana menyoroti paket kompensasi CEO Satya Nadella, sementara Mahreen Fatima mempertanyakan prioritas investasi perusahaan.
Fatima mencatat investasi miliaran dolar Microsoft dalam kecerdasan buatan dan berpendapat perusahaan harus membuktikan bahwa PHK diperlukan secara finansial sebelum mengurangi staf.
Penguji QA Andrew Snell menambahkan bahwa karyawan Xbox 'sudah selesai membayar kegagalan eksekutif' dan menegaskan serikat pekerja akan terus melawan PHK di masa depan.
Diskusi ini terjadi saat serikat pekerja meluas di studio gim Microsoft.
Pada 2024, Bethesda Game Studios menjadi studio pengembangan gim pertama yang sepenuhnya berserikat di bawah CWA, disusul tim pengembangan World of Warcraft milik Blizzard Entertainment.
>>> Samsung Hadirkan Pengalaman Galaxy Bertema BTS di London
Meski laporan menyebut beberapa studio menjajaki opsi menjadi independen untuk menghindari penutupan, Microsoft belum mengumumkan keputusan final terkait restrukturisasi yang dilaporkan.
Update Terbaru
Perlombaan Luar Angkasa Tak Lagi Soal Roket Raksasa, SpaceX dan China Berebut Kuasai Internet hingga AI
Rabu / 01-07-2026, 01:00 WIB
Elon Musk Marah Besar Usai Dihadapkan Fakta Korban Pemotongan Dana USAID
Rabu / 01-07-2026, 00:37 WIB
FF Free Fire Beta v18.6 APK NEXA Kipas ModFYP: Perbedaan, Kelebihan, dan Kekurangan
Rabu / 01-07-2026, 00:36 WIB
Cara Gratis Dapatkan Skin Spesial Kolaborasi Mobile Legends x Street Fighter 6
Rabu / 01-07-2026, 00:36 WIB
Rencana Samsung Tekan Harga Galaxy S27 Gagal, Siap-siap Bayar Lebih Mahal
Rabu / 01-07-2026, 00:36 WIB
Google Home Speaker Lambat dan Tidak Responsif Pagi Ini? Banyak yang Mengalami
Rabu / 01-07-2026, 00:36 WIB
Indonesia Terapkan Mekanisme Pemungutan Pajak Baru bagi Penjual Marketplace
Rabu / 01-07-2026, 00:36 WIB
Kebakaran Hanguskan 2 Hektare di TPA Tangerang
Rabu / 01-07-2026, 00:36 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced Hadirkan Pertarungan Modern dan Lebih Aksi
Rabu / 01-07-2026, 00:30 WIB
Fans GTA 6 Mulai Menganalisis Otot Jason Demi Petunjuk Game
Rabu / 01-07-2026, 00:30 WIB
OceanVeil Akan Streaming Light Anime Perfect Addiction Mulai 8 Juli
Rabu / 01-07-2026, 00:29 WIB
Prediksi Piala Dunia Ekonom Joachim Klement Gagal untuk Pertama Kalinya
Rabu / 01-07-2026, 00:29 WIB
Ibu Harry Dunn: Kasus Sarah Steele Bukti Sistem Gagal Lindungi Warga Inggris
Rabu / 01-07-2026, 00:29 WIB
Bank Mayapada Tahan Laba Rp28,97 Miliar untuk Modal, Rombak Direksi dan Komisaris
Rabu / 01-07-2026, 00:28 WIB






