Reeves juga mengungkapkan bahwa teman-teman sempat berusaha mengatur intervensi dan perawatan kesehatan mental profesional untuk Rinsch pada 2019, tetapi upaya itu ditolak.

>>> Prediksi Meksiko vs Ekuador di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dana Netflix Dialihkan untuk Investasi dan Barang Mewah

Jaksa federal menyatakan bahwa Netflix mendanai proyek fiksi ilmiah ambisius Rinsch antara 2018 dan 2020 dengan harapan dana tersebut mendukung produksi.

Namun, penyelidik menemukan bahwa sebagian besar dana dipindahkan ke rekening pribadi untuk perdagangan saham dan investasi kripto.

Menurut dokumen pengadilan, setelah Netflix membatalkan pengembangan Conquest pada 2021 karena perilaku Rinsch yang semakin tidak menentu, ia menghabiskan jutaan dolar untuk hotel mewah, pembelian desainer, lima Rolls-Royce, dan sebuah Ferrari, alih-alih menyelesaikan serial.

Jaksa berargumen bahwa tindakannya tidak hanya merugikan Netflix tetapi juga berdampak negatif pada para pemain dan kru yang pekerjaannya bergantung pada kelanjutan produksi.

Hakim Perintahkan Restitusi dan Perawatan

Selain hukuman penjara, Hakim Rakoff memerintahkan Rinsch untuk mengembalikan sekitar USD11 juta kepada Netflix, mengikuti program perawatan kesehatan mental rawat jalan, dan tidak menggunakan narkotika.

Hakim mengakui kecil kemungkinan Netflix akan mendapatkan kembali seluruh jumlah tersebut, dan bercanda, "Saya tidak merekomendasikan dia terus berinvestasi dalam kripto.

Itu hanya pasar untuk berjudi."

Rinsch diperintahkan untuk melapor ke penjara federal pada 1 September.

Sebelum menutup sidang, Hakim Rakoff menekankan bahwa hukuman harus proporsional, dengan menyatakan "hukuman harus cukup tetapi tidak lebih dari yang diperlukan."

>>> Monster Hunter Stories 3: Alasan Protagonis Bersuara Penuh untuk Cerita Lebih Dalam

Meskipun hakim mengakui bakat Rinsch sebagai pembuat film, ia juga menegaskan bahwa penipuan itu pada akhirnya adalah pilihan yang disengaja dan sutradara harus menghadapi konsekuensinya.