Namun, peluang emas itu kembali digagalkan Verbruggen.

Belanda lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik hingga tidak ada gol tambahan tercipta selama 30 menit tambahan waktu.

Laga pun ditentukan lewat adu penalti.

Maroko sempat memulai dengan kegagalan Neil El Aynaoui yang mengenai mistar, sementara Achraf Hakimi juga gagal usai sepakannya membentur tiang.

Meski demikian, Belanda justru menyia-nyiakan tiga kesempatan melalui tendangan yang melebar, membentur tiang, dan ditepis kiper Maroko.

Anass Saibari kemudian menjadi penendang penentu yang memastikan kemenangan Maroko 3-2.

Usai peluit panjang berbunyi, skuad Maroko yang dipimpin Achraf Hakimi langsung bersujud syukur sebagai ungkapan rasa syukur setelah menyingkirkan Belanda dari Piala Dunia 2026.

>>> Fire-Boltt Resmi Masuki Pasar Smartphone dengan Sub-Merek 'boltt'

Hasil ini membawa Singa Atlas melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Kanada.