Kesempatan itu dimanfaatkan Jerman melalui Nadiem Amiri yang sukses menjalankan tugas sebagai penendang kelima. Setelah itu Fabian Balbuena gagal membawa Paraguay menang karena eksekusinya juga tidak menghasilkan gol. Kedudukan menjadi imbang 3-3 dan adu penalti berlanjut ke fase sudden death.

Pada momen penentuan, Jonathan Tah yang menjadi eksekutor keenam Jerman gagal menjaga asa timnya setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang.

Jose Canale kemudian tampil tenang sebagai penendang keenam Paraguay. Bek tersebut sukses mengecoh Manuel Neuer dan memastikan kemenangan Paraguay dengan skor 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengantar negaranya melangkah ke babak 16 besar.

Paraguay Unggul Lebih Dulu

Sebelum drama adu penalti terjadi, pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Paraguay tampil disiplin dalam bertahan sekaligus efektif memanfaatkan peluang.

Gol pembuka lahir melalui Julio Enciso. Penyerang muda Paraguay itu berhasil menanduk bola hasil umpan silang Matias Galarza yang gagal diantisipasi lini belakang Jerman. Sundulan Enciso membuat Paraguay unggul 1-0 dan meningkatkan kepercayaan diri mereka menghadapi salah satu raksasa Eropa tersebut.

Kai Havertz Samakan Kedudukan

Jerman baru mampu membalas pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-54. Florian Wirtz mengirim umpan lambung akurat ke dalam kotak penalti yang kemudian disambut Kai Havertz melalui sundulan membelakangi gawang.

Gol tersebut membuat pertandingan kembali seimbang 1-1 dan mengubah momentum permainan. Setelah menyamakan kedudukan, Jerman lebih banyak menguasai bola dan terus menekan pertahanan Paraguay.

Meski menciptakan sejumlah peluang, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol tambahan hingga waktu normal berakhir.

Gol Jonathan Tah Dianulir VAR

Pada babak tambahan waktu, Jerman sempat mengira berhasil membalikkan keadaan.