Penyanyi Nadhif Basalamah menyampaikan keresahannya setelah berulang kali menerima komentar bernada pelecehan seksual melalui media sosial. Pengakuan tersebut disampaikan lewat unggahan di akun pribadinya setelah ia merasa situasi yang dialaminya sudah melewati batas.

Dalam keterangannya, Nadhif mengaku sempat bimbang sebelum memutuskan berbicara kepada publik. Ia bahkan menyebut masih merasa gugup saat menuliskan pengalaman tersebut karena khawatir dengan respons yang akan diterimanya.

"Aku tak tahu apakah speak up adalah keputusan yang benar," tulis Nadhif membuka unggahannya.

Ia melanjutkan bahwa komentar-komentar bernada vulgar yang diterimanya di platform X dan TikTok sudah tidak bisa lagi dianggap sebagai sesuatu yang wajar.

"Karena jujur, saat menulis ini pun aku masih gemetaran. Namun banyaknya komentar pelecehan yang kuterima di X dan TikTok tak lagi bisa ditoleransi," ujarnya.

Nadhif Tegaskan Tak Ingin Pelecehan Dianggap Konsekuensi Popularitas

Pelantun Kota Ini Tak Sama Tanpamu itu menolak anggapan bahwa pelecehan seksual merupakan risiko yang harus diterima oleh seorang figur publik. Menurutnya, tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan tersebut.

Ia bahkan menegaskan lebih memilih meninggalkan dunia musik apabila pelecehan dianggap sebagai harga yang harus dibayar demi dikenal masyarakat.

"Kalau kalian bilang, ini konsekuensi dari menjadi public figure, aku lebih baik berhenti," ungkapnya.

Unggahan Disertai Bukti Komentar Vulgar

>>> Kota-Kota Kanada Siapkan Perayaan Gratis Hari Kanada ke-159

Untuk memperlihatkan situasi yang dialaminya, Nadhif turut mengunggah sejumlah tangkapan layar berisi komentar-komentar vulgar yang ditujukan kepadanya. Ia menegaskan bahwa perilaku tersebut tidak dapat dibenarkan dan meminta agar tindakan serupa dihentikan.

"Ini tidak bisa diterima guys. Tolong berhenti mengirimkan komentar seperti ini," tulisnya.

Nadhif juga menekankan bahwa unggahannya bukan ditujukan untuk menyudutkan kelompok atau komunitas tertentu. Ia menyatakan tetap menghormati semua orang dan memiliki banyak teman dari berbagai latar belakang.

Warganet Berikan Dukungan

Curahan hati Nadhif mendapat banyak respons positif dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan dukungan sekaligus mengecam praktik pelecehan seksual yang terjadi di ruang digital.

  • Warganet meminta Nadhif tetap berani menyuarakan pengalaman yang dialaminya.
  • Banyak pengguna media sosial menyatakan keberpihakan kepada korban pelecehan.
  • Sejumlah komentar juga mendesak agar pelaku tidak lagi menormalisasi tindakan tersebut.

Dukungan itu menjadi bentuk solidaritas terhadap langkah Nadhif yang memilih berbicara terbuka mengenai pengalaman yang selama ini dialaminya di media sosial.