Jerapah Gracie Masih Buron di Texas Hill Country Setelah Dua Pekan
Jerapah Dibeli pada Mei untuk Bergabung dengan Kawanan
Menurut Jones, Gracie dibeli pada Mei untuk bergabung dengan Atlas, jerapah yang lebih tua di peternakan tersebut.
Cedar Hollow Ranch menampung beberapa ratus hewan eksotis termasuk antelop, ibex, dan rusa.
>>> Pemain Lotre Nasional Menang Jackpot £9,2 Juta
Jones menggambarkan kemampuan fisik Gracie mengejutkan mengingat medan Texas yang kasar. "Dia atlet yang cukup hebat untuk seekor jerapah," katanya.
Ditanya tentang tujuan komersial pembiakan ungulata eksotis seperti jerapah reticulated yang terancam punah, Jones menyatakan peternakan menjual satwa liar ke kolektor pribadi dan kebun binatang.
"Kami tidak memelihara untuk berburu. Jika mereka pergi ke suatu tempat dan berakhir dalam situasi itu, itu bukan urusan kami," ujarnya.
Sheriff Real County Nathan Johnson melaporkan bahwa meskipun hewan eksotis sering kabur di daerah itu, insiden ini unik bagi penegak hukum setempat.
"Saya pernah menangani wildebeest, kerbau air, monyet, zebra yang hilang," kata Johnson.
Kantor sheriff mengonfirmasi bahwa iklim dan medan regional mirip dengan lingkungan asli Afrika, memungkinkan hewan eksotis bertahan hidup lama di alam liar.
"Terkadang kami menemukannya, terkadang tidak," ujar Johnson.
Selama pencarian jerapah, deputi menemukan sapi Brahman berkeliaran di area Reagan Wells dan sedang mencari pemiliknya.
"Dalam hampir 30 tahun menjadi penegak hukum, ini pertama kalinya saya menangani jerapah kabur," kata Johnson.
Organisasi perlindungan satwa liar seperti Born Free USA mencatat bahwa Texas mendominasi pasar hewan eksotis bernilai jutaan dolar, termasuk peternakan berburu dalam kandang.
"Pengalaman berburu dalam kandang memungkinkan orang mendapatkan jaminan tembakan," kata Devan Schowe, Manajer Kampanye Born Free USA.
Schowe menjelaskan bahwa fasilitas komersial sering menggunakan stasiun pakan untuk menarik hewan ke area yang dapat diprediksi bagi pelanggan yang membayar.
>>> DR Congo Kalahkan Uzbekistan, Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia
"Hewan tidak bisa kabur, jadi mereka diburu di kandang sendiri," ujarnya.
Update Terbaru
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026
Minggu / 28-06-2026, 15:42 WIB
Kehlani: Good Genes atau Good Docs? Transformasi Penampilan Sang Penyanyi
Minggu / 28-06-2026, 15:42 WIB
Pembiayaan Syariah: Panduan dan Manfaatnya
Minggu / 28-06-2026, 15:37 WIB
Cardi B Siap Tampil Memukau di BET Awards 2026
Minggu / 28-06-2026, 15:37 WIB
Bintang TLC Deon Derrico Gugat Mitra Bisnis soal Properti
Minggu / 28-06-2026, 15:37 WIB
Tas dan Koper Diskon hingga 70% di Transmart Full Day Sale
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Messi Cetak Gol di 7 Laga Beruntun Piala Dunia, Sejarah Baru Tercipta
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Prabowo Akui Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Langsung Ditindaklanjuti
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Prabowo: Usul Anak Desa Lewat TikTok Langsung Saya Tindak Lanjuti
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Said Didu Sorot Ritual Jokowi: Kepala Banteng Diinjak
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Prabowo: Indonesia Harus Naik Kelas, Tak Cuma Ekspor Bahan Baku
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Hensat Kecam Tragedi Latsarmil Kopdes: 5 Peserta Meninggal, Tak Ada Pejabat Mundur
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar, Lionel Scaloni Peringatkan Messi Cs
Minggu / 28-06-2026, 15:32 WIB
Scaloni Ingatkan Argentina Jangan Remehkan Cape Verde di 32 Besar
Minggu / 28-06-2026, 15:32 WIB






