>>> Santunan Kemenhan Rp50 Juta untuk Keluarga Manajer Kopdes Dinilai Lebih Kecil dari Denda

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyambut berbagai usulan yang muncul dalam sarasehan, termasuk peningkatan beasiswa doktor bagi dosen dan penguatan anggaran riset nasional.

in1

Salah satu usulan yang mendapat perhatian adalah dorongan agar badan usaha milik negara (BUMN) mengalokasikan sebagian keuntungan mereka untuk mendukung kegiatan penelitian dan inovasi.

Menurut Prabowo, gagasan tersebut dapat diwujudkan seiring upaya pemerintah membenahi tata kelola BUMN agar lebih efisien dan produktif.

"Satu tahun ini sudah mulai ada laba. Sekarang kita sedang membersihkan dan menertibkan BUMN agar lebih efisien dan lebih transparan," ujarnya.

Prabowo mengungkapkan pemerintah telah menutup lebih dari 200 BUMN dan berencana melakukan konsolidasi lebih lanjut. Jumlah perusahaan pelat merah diharapkan menjadi jauh lebih ramping.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi beban biaya operasional dan memastikan BUMN bekerja lebih efektif dalam melayani kepentingan masyarakat.

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya hilirisasi industri hingga menghasilkan produk akhir bernilai tambah tinggi di dalam negeri.

Menurutnya, strategi tersebut merupakan bagian dari cita-cita besar Indonesia untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Menutup sambutannya, Prabowo kembali menegaskan bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat menuju kemandirian nasional.

"Bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri.

>>> Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya

Elemen utamanya adalah swasembada pangan dan swasembada energi. Percayalah, kita berada di jalan yang benar," kata Prabowo.