Iran dan Egypt Bertanding di Piala Dunia di Tengah Perayaan Pride Seattle
Iran dan Egypt akan bertanding dalam laga Grup G Piala Dunia FIFA 2026 di Seattle pada Jumat, 26 Juni 2026.
Pertandingan ini berlangsung di tengah perayaan Pride yang telah dijadwalkan oleh panitia lokal.
>>> Argentina Jaga Sapu Bersih Grup J usai Unggul 2-0 atas Yordania di Babak Pertama
Panitia penyelenggara Seattle, yang bertindak independen dari FIFA, telah merencanakan acara bertema Pride untuk bertepatan dengan akhir pekan Pride tahunan kota tersebut.
FIFA sendiri mengizinkan penggemar untuk membawa bendera pelangi ke dalam stadion, menurut Hana Tadesse dari panitia Seattle.
Baik Iran maupun Egypt telah mengajukan permintaan resmi agar perayaan Pride dibatalkan. Namun, pihak kota tetap melanjutkan rencana mereka.
Fokus pada Pertandingan
Daniel Marin, direktur eksekutif humas FIFA, menyatakan bahwa Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran meminta media hanya bertanya seputar pertandingan.
"Kami meminta Anda menghormati hak federasi untuk hanya menjawab pertanyaan terkait tim, taktik, dan pertandingan," ujarnya.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, menegaskan bahwa timnya hanya fokus pada sepak bola. "Kami di sini untuk bermain sepak bola, tidak untuk yang lain," katanya.
>>> RD Kongo Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Uzbekistan, Korea Selatan Tersingkir
Ia juga menambahkan bahwa timnya berusaha lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya.
Pelatih Egypt, Hossam Hassan, juga menekankan fokus pada pertandingan. "Kami semua fokus pada sepak bola," ujarnya.
Staf Egypt bahkan menghalangi wartawan yang mencoba menanyakan soal perayaan Pride saat latihan.
Ghalenoei mengapresiasi kemudahan perjalanan ke Seattle yang diberikan pemerintah AS, sehingga timnya tiba dua hari sebelum pertandingan. Menurutnya, hal ini meningkatkan kebugaran pemain.
"Ini adalah hak yang seharusnya kami dapatkan di dua pertandingan sebelumnya," katanya.
Ia menegaskan bahwa timnya tidak akan memikirkan apa pun di luar lapangan. "Kami adalah perwakilan bangsa Iran yang besar, dan hanya sepak bola.
>>> Argentina Kalahkan Yordania, Austria dan Aljazair Lolos ke Fase Gugur
Kami hanya fokus pada sepak bola, tidak ada yang lain," pungkas Ghalenoei.
Update Terbaru
Korea Selatan Resmi Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Gagal Masuk Delapan Besar Peringkat Ketiga Terbaik
Minggu / 28-06-2026, 13:30 WIB
Kronologi Iran Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 13:29 WIB
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
Minggu / 28-06-2026, 13:28 WIB
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
Minggu / 28-06-2026, 13:28 WIB
Jasad Remaja Thailand Ditemukan dalam Koper, WN Australia Ditangkap
Minggu / 28-06-2026, 13:28 WIB
Puncak Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Digelar Hari Ini
Minggu / 28-06-2026, 13:28 WIB
Kemenperin Tolak Usulan Batasan Nikotin-Tar, Nilai Ekonomi Terancam Rp700 T
Minggu / 28-06-2026, 13:28 WIB
Rektor Kampus Siap Dukung Swasembada Pangan Bersama Mentan Amran
Minggu / 28-06-2026, 13:28 WIB
Teflon hingga Panci Mulai Rp70 Ribuan di Transmart Full Day Sale
Minggu / 28-06-2026, 13:27 WIB
Pesilat Ambon Raih Prestasi Perdana di Pencak Silat Piala Presiden
Minggu / 28-06-2026, 13:27 WIB
Manohara Ajak Masyarakat Dukung Pelestarian Lingkungan Lewat Kawan Konservasi
Minggu / 28-06-2026, 13:27 WIB
Empat Lokasi Penyekapan dan Penyiksaan YTR oleh Taufik Hidayat
Minggu / 28-06-2026, 13:23 WIB
Kontingen Banten Borong Medali di Pencak Silat Piala Presiden 2026
Minggu / 28-06-2026, 13:23 WIB
Prabowo Bercanda Anggota Kabinet Mulai Botak Usai 18 Bulan Menjabat
Minggu / 28-06-2026, 13:22 WIB






