Tidak semua anime dibuat untuk membuat Anda merasa senang.

Beberapa diciptakan untuk menantang Anda dengan emosi kuat dan topik sulit, mulai dari kengerian perang hingga perjuangan mental, kesepian, dan kehilangan.

in1

>>> Van der Sar Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Kagumi Suporter MU Cilik

Anime tersulit untuk ditonton bukanlah sekadar kejutan tanpa alasan. Sebaliknya, mereka menyajikan cerita kuat yang meninggalkan dampak emosional dan psikologis yang bertahan lama.

Setiap adegan menyakitkan memiliki tujuan, membantu menceritakan kisah yang lebih dalam yang membuat Anda berpikir, bertanya, dan merenung lama setelah cerita berakhir.

Anime dalam daftar ini memang sulit ditonton, tetapi juga termasuk yang terbaik yang pernah dibuat. Mereka menuntut banyak dari penonton, dan justru itulah yang membuatnya begitu tak terlupakan.

Grave of the Fireflies: Perang sebagai Kengerian Tertinggi

Jika ada satu anime yang secara luas dianggap paling sulit ditonton, itulah Grave of the Fireflies.

Dirilis pada 1988 dan disutradarai Isao Takahata, film ini mengikuti dua kakak-beradik yatim piatu yang berjuang bertahan hidup selama Perang Dunia II.

Sejak awal, cerita sudah memberi tahu bagaimana akhirnya, tetapi itu tidak membuat perjalanannya kurang memilukan. Sebaliknya, setiap adegan menjadi semakin emosional saat harapan perlahan memudar.

Salah satu momen paling tak terlupakan adalah ketika Setsuko kecil salah mengira kelereng sebagai permen, adegan memilukan yang melekat di hati penggemar anime selama puluhan tahun.

Monster: Pembusukan Psikologis

Monster tidak sulit ditonton karena kekerasan grafis. Sebaliknya, ia perlahan membangun ketegangan selama 74 episode, membuat setiap momen semakin meresahkan.

Inti cerita adalah Johan Liebert, salah satu penjahat paling menakutkan dalam anime. Ia jarang menggunakan kekerasan sendiri, tetapi menghancurkan kehidupan dengan memanipulasi orang-orang di sekitarnya.