Vivo kembali memperkuat lini flagship X-series dengan dua model terbaru: Vivo X300 dan Vivo X300 Ultra.

Keduanya mengusung kamera Zeiss dan performa tinggi, tetapi menyasar segmen pengguna yang berbeda.

in1

>>> Fakta dan Sebaran 5 Peserta Latsarmil Kopdes/Kampung Nelayan yang Meninggal

Vivo X300 hadir sebagai flagship kompak dengan fitur premium, sementara X300 Ultra dirancang untuk pengguna yang menginginkan spesifikasi tertinggi tanpa kompromi.

Berikut perbandingan detailnya.

Desain dan Layar

Kedua ponsel memiliki bodi kaca premium, rangka aluminium, serta sertifikasi IP68/IP69 yang membuatnya tahan air dan debu.

Vivo X300 lebih ringkas dan nyaman digunakan satu tangan.

Layarnya 6,31 inci LTPO AMOLED dengan refresh rate 120Hz, resolusi 1216×2640, dan kecerahan puncak 4.500 nit.

X300 Ultra hadir lebih besar dengan layar 6,82 inci LTPO AMOLED, refresh rate 144Hz, resolusi QHD+ 1440×3168, serta dukungan Dolby Vision.

Pengalaman multimedia terasa lebih imersif.

Performa dan Baterai

Vivo X300 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500 (3nm) dengan GPU Arm G1-Ultra, RAM hingga 16GB, dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.

X300 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) dengan GPU Adreno 840 yang lebih bertenaga untuk gaming dan pengeditan video.

Baterai X300 berkapasitas 6.040 mAh dengan pengisian 90W wired dan 40W wireless. X300 Ultra unggul dengan baterai 6.600 mAh, pengisian 100W wired, serta reverse wireless charging.

>>> Menkomdigi Imbau Waspada Aplikasi Kencan Usai Viral Kasus Penyiksaan YTR

Kamera

Kedua ponsel mengandalkan kamera utama 200MP dengan OIS, tetapi X300 Ultra menggunakan sensor lebih besar dan gimbal OIS untuk stabilisasi lebih baik.

X300 memiliki kamera telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3x, sedangkan X300 Ultra menggunakan sensor 200MP dengan zoom 3,7x dan kemampuan makro.