Khutbah Jumat 3 Juli 2026 Angkat Keutamaan Muharram dan Anjuran Memperbanyak Amal Saleh

Bulan Muharram menjadi salah satu momentum yang dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amal ibadah. Tema tersebut banyak diangkat dalam materi Khutbah Jumat 3 Juli 2026 sebagai pengingat bahwa Muharram termasuk empat bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 36 dijelaskan bahwa Allah menetapkan dua belas bulan dalam satu tahun, dengan empat di antaranya sebagai bulan haram atau bulan yang dimuliakan. Muharram termasuk dalam kelompok bulan tersebut bersama Rajab, Zulkaidah, dan Zulhijah.

in1

>>> Harga Emas Antam Naik, 1 Gram Kini Rp 2,66 Juta pada 27 Juni 2026

Muharram Menjadi Awal Tahun Hijriah

Selain menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, Muharram juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh. Pada bulan ini, kaum Muslim dianjurkan menjaga diri dari perbuatan maksiat sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.

Para khatib umumnya mengajak jamaah menjadikan Muharram sebagai awal memperbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah yang lebih baik dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Puasa Muharram Memiliki Keutamaan

Salah satu amalan yang paling dianjurkan ialah puasa sunah pada bulan Muharram. Rasulullah SAW menyebut puasa pada bulan Allah, yakni Muharram, sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan.

Di antara puasa yang dianjurkan ialah Puasa Tasua pada 9 Muharram dan Puasa Asyura pada 10 Muharram. Dalam hadis riwayat Muslim dijelaskan bahwa puasa Asyura menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.

Ulama juga menjelaskan bahwa pelaksanaan puasa dapat dilakukan pada 9 dan 10 Muharram, atau 10 dan 11 Muharram, sehingga berbeda dengan kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada hari Asyura.