Serial thriller terbaru Netflix, I Will Find You, menutup delapan episodenya dengan serangkaian pengungkapan yang menjawab teka-teki besar sejak awal cerita. Adaptasi novel karya Harlan Coben ini mengikuti perjuangan David Burroughs, seorang ayah yang menjalani hukuman penjara seumur hidup sambil membawa keyakinan bahwa kebenaran tentang putranya belum sepenuhnya terungkap.

Diperankan Sam Worthington, David memulai pencarian berbahaya setelah muncul bukti yang membuatnya percaya bahwa Matthew, anak yang selama ini dianggap meninggal, sebenarnya masih hidup. Dari situlah berbagai rahasia lama mulai terbuka satu per satu hingga mencapai klimaks pada episode terakhir.

Matthew Ternyata Tidak Pernah Meninggal

in1

Jawaban terbesar dalam serial ini berkaitan dengan nasib Matthew. Anak David ternyata masih hidup dan selama bertahun-tahun menjalani kehidupan yang sama sekali berbeda dari yang diketahui keluarganya.

Episode penutup memperlihatkan bahwa Matthew diculik pada malam ia menghilang. Pelakunya adalah Hayden Payne, sosok yang sebelumnya tidak banyak menimbulkan kecurigaan. Setelah membawa pergi Matthew, Hayden membesarkannya dan membuat sang anak percaya bahwa dirinya adalah ayah kandungnya.

Karena tumbuh dengan cerita tersebut, Matthew tidak pernah mengetahui identitas keluarganya yang sebenarnya.

Motif Hayden Menculik Matthew

Tindakan Hayden berawal dari keyakinannya bahwa Matthew merupakan anak biologisnya. Ia percaya sampel miliknya digunakan dalam program kesuburan yang dijalani Rachel Mills di Klinik Berg.

Belakangan terungkap bahwa asumsi tersebut keliru. Prosedur itu sebenarnya dijalani Cheryl, mantan istri David, yang menggunakan nama Rachel untuk merahasiakan proses tersebut.

Kesalahpahaman itu makin mengakar setelah Hayden bertemu Matthew dan merasa melihat hubungan biologis yang selama ini ia yakini. Namun fakta yang kemudian disampaikan Rachel mengubah semuanya.