>>> Saham PTBA Masuki Cum Dividen 22 Juni 2026 di Tengah Tren Melemah

Perjalanan empat tahun tidak selalu mulus. Valentino sering tergoda membelanjakan uangnya untuk mainan atau jajan.

in1

Namun, ia selalu menahannya karena tahu semua itu akan sepadan demi bisa pergi ke Piala Dunia.

Saat keraguan muncul, Valentino menonton pertandingan sepak bola profesional bersama kakeknya untuk mengembalikan motivasi. Kecintaannya pada sepak bola sudah tumbuh sejak usia prasekolah.

Kini, Valentino bermain sebagai penyerang sayap kiri, sayap kanan, atau striker di tim kompetitif lokal. Ia bermimpi menjadi pemain profesional.

Impian itu terasa kian dekat saat timnya berkesempatan uji coba melawan tim nasional Curacao.

Carolina bangga melihat kedisiplinan putranya. Ia yakin Valentino akan sukses di dunia sepak bola.

"Dia berkomitmen dan bertanggung jawab atas tindakan serta impiannya. Dia bilang dia akan pergi ke Piala Dunia, dan dia membuktikannya," ujar Carolina.

Cinta Valentino pada timnas Uruguay ditularkan oleh ayahnya yang tinggal di sana.

Dua tahun lalu, ia sempat bertemu langsung dengan beberapa pemain Uruguay di Miami dan mendapatkan tanda tangan di dua jersey yang kini dipajang di kamar.

Saat pertemuan itu, Valentino bercerita bahwa ia sedang menabung untuk menonton mereka bertanding. Para pemain merespons positif dan berharap ia bisa datang.

Kini, impian itu menjadi kenyataan.

Valentino menggunakan tiket hasil jerih payahnya untuk mengajak sang ibu menonton laga Uruguay melawan Arab Saudi pada 15 Juni, dan mengajak sang kakek menonton laga melawan Tanjung Verde pada 22 Juni.

Valentino sudah menetapkan target baru yang lebih besar: menonton pertandingan final Piala Dunia di MetLife Stadium. Ia akan terus mengumpulkan uang dengan merapikan tempat tidur dan membuang sampah.

"Jika aku bisa pergi ke pertandingan final, itu akan sangat luar biasa. Itulah impian terbesarku sekarang!"

>>> Sinopsis Kabhie Khushi Khabie Gham Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 22 Juni 2026 di ANTV

pungkasnya.