PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memasuki tanggal cum dividen pada Senin, 22 Juni 2026. Investor yang membeli saham sebelum tanggal tersebut berhak mendapatkan dividen tunai tahun buku 2025.

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp 1,32 triliun, setara 45% dari laba bersih 2025 sebesar Rp 2,93 triliun.

in1

>>> Sinopsis Kabhie Khushi Khabie Gham Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 22 Juni 2026 di ANTV

Angka ini menurun dibandingkan dividend payout ratio (DPR) tahun buku 2024 yang mencapai 75%.

Sisa laba bersih Rp 1,61 triliun atau 55% ditahan sebagai saldo laba untuk memperkuat modal usaha.

Pemegang saham akan menerima dividen Rp 114 per saham atau Rp 11.400 per lot sebelum pajak.

Momen cum dividen ini terjadi saat harga saham PTBA sedang melemah. Pada penutupan Jumat, 19 Juni 2026, harga saham turun 1,94% ke Rp 2.530 per saham.

Dalam 30 hari terakhir, saham melemah 6,64%.

>>> Sinopsis Kabhie Khushi Khabie Gham Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 22 Juni 2026 di ANTV

Jadwal Distribusi Dividen PTBA

Berikut jadwal lengkap distribusi dividen PTBA tahun buku 2025: Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 22 Juni 2026, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 23 Juni 2026, cum dividen di pasar tunai pada 24 Juni 2026, ex dividen di pasar tunai pada 25 Juni 2026, recording date pada 24 Juni 2026, dan pembayaran dividen pada 10 Juli 2026.

Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno menyatakan bahwa keputusan RUPST mencerminkan komitmen menjaga keseimbangan antara nilai tambah pemegang saham, penguatan modal, dan keberlanjutan usaha.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai posisi saham PTBA masih dalam tren menurun dengan tekanan jual tinggi.

Harga belum mampu melewati MA20, MACD melandai di zona negatif, dan Stochastic berisiko deadcross.

>>> Nonton Drakor Doctor on the Edge Episode 7–8 Sub Indo serta Link dan Spoiler di KST bukan LK21: Kedekatan Do Ji Eui dan Yook Ha Ri Memanas di Tengah Munculnya Konflik Baru

Herditya menyarankan wait and see dengan support di Rp 2.560 dan resistance di Rp 2.690 per saham.