Pendukung tim nasional Jepang membersihkan tribun Stadion Monterrey, Meksiko, setelah timnya menang 4-0 atas Tunisia pada pertandingan ke-1.000 Piala Dunia, Sabtu (20/6/2026).

Aksi memungut berbagai jenis sampah ini menarik perhatian publik dunia.

in1

>>> Lamine Yamal Starter, Spanyol Hadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Dilansir dari Lifestyle, aksi bersih-bersih tersebut merupakan perwujudan tradisi gomi hiroi yang mencerminkan budaya tanggung jawab masyarakat Jepang terhadap ruang publik.

Para suporter memungut botol, kemasan makanan, hingga gelas plastik sebelum meninggalkan area stadion.

Pemerintah setempat turut memfasilitasi aksi ini melalui penyediaan kantong sampah di area publik.

Gubernur Negara Bagian Nuevo León, Samuel García, mengungkapkan bahwa pihak otoritas telah menyiapkan sekitar 20.000 kantong sampah di berbagai lokasi wisata dan stadion atas permintaan dari para pendukung Jepang.

Salah satu pendukung asal Jepang, Ken Okawa, menyatakan motivasinya dalam menjaga kebersihan fasilitas di negara penyelenggara.

"Kami adalah tamu di Meksiko.

Saya telah diperlakukan dengan sangat baik, jadi ini adalah cara saya untuk menunjukkan rasa terima kasih," kata Okawa.

Menurut Okawa, tindakan menjaga kebersihan ini menjadi bentuk penghormatan langsung kepada masyarakat tuan rumah yang telah menyambut kedatangan mereka.

>>> Nano Machine Chapter 318: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Cara Baca

Kebiasaan merapikan fasilitas umum ini juga diakui telah ditanamkan sejak usia dini melalui kegiatan harian di sekolah-sekolah Jepang.

"Ini adalah bagian alami dari budaya kami.

Kami melakukan ini untuk memastikan bahwa segala sesuatu yang kami gunakan ditinggalkan dalam keadaan bersih sehingga orang berikutnya dapat menggunakannya dengan nyaman," ujar Miku Takeya, suporter Jepang.

Meskipun memperoleh banyak apresiasi dari masyarakat internasional di media sosial, warga Jepang menganggap hal tersebut sebagai bagian dari norma sosial biasa.

"Ini adalah hal yang umum dan wajar di Jepang," terang Ichiro Oyo, suporter Jepang.

Di sisi lain, sebagian pendukung mengaku bangga karena nilai kedisiplinan mereka bisa memicu dampak positif di tingkat global.

"Saya pikir merupakan kebanggaan besar bahwa hal ini ditampilkan di stadion seperti ini, di mana orang-orang dari seluruh dunia menyaksikannya," kata Ryo Matsuoka, suporter Jepang.

>>> Klasemen MotoGP 2026: Bezzecchi Masih Puncaki, Marc Marquez Keempat

Perilaku para pendukung di tribun stadion ini sekaligus memperkuat identitas positif dan nilai sportivitas masyarakat Jepang di luar lapangan hijau.