Pelatih tim nasional Pantai Gading, Emerse Fae, melontarkan kritik tajam terhadap sikap para pemain Jerman yang dinilai tidak menjunjung tinggi nilai fair play dalam pertandingan babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026.

Kekecewaan itu muncul setelah laga antara Jerman dan Pantai Gading di BMO Field, Toronto, pada Minggu pagi WIB, 21 Juni 2026.

in1

>>> Vinicius Junior Bawa Brasil Kalahkan Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026

Pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis Jerman 2-1, yang memastikan langkah mereka ke babak knockout.

Pantai Gading sempat unggul lebih dulu melalui gol Franck Kessie pada menit ke-30. Namun, Jerman membalikkan keadaan berkat dua gol dari Deniz Undav.

Insiden Cedera Singo

Fae menyoroti momen ketika bek Pantai Gading, Wilfried Singo, mengalami cedera dan membuang bola ke luar lapangan.

Alih-alih mengembalikan bola, bek Jerman Nathaniel Brown justru langsung melancarkan serangan melalui lemparan ke dalam.

Pelatih Pantai Gading itu langsung menyampaikan kekecewaannya terkait tindakan Brown. "Saya bilang kepadanya (Brown) agar tetap rendah hati," ujar Fae.

>>> Indonesia Kalah 0-3 dari Korea Selatan di Laga Perdana AVC Men's Cup 2026

Fae juga memberikan pandangannya mengenai performa Brown.

"Dia main bagus, dan dia tidak perlu bicara jelek kepada kami karena dia tertinggal atau di skor 1-1 karena dia ingin menang," ujarnya.

Fae menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Jerman merupakan negara sepak bola besar yang menjadi panutan. Tindakan tidak sportif semacam itu sangat disayangkan.

"Kami mengharapkan permainan yang lebih sportif dari Jerman. Kami mengharapkan mereka mengembalikan bola ke kami ketika Singo cedera.

>>> Bogor Hornbills Samakan Kedudukan di Final IBL 2026 Usai Kalahkan Pelita Jaya

Mereka negara sepakbola yang hebat dan kami mencontoh mereka, jadi saya kecewa dengan kurangnya fair play dari mereka," katanya.