Khutbah Jumat 26 Juni 2026 Angkat Tema Bahaya Judi Bola di Tengah Demam Piala Dunia
Kekalahan dalam taruhan sering kali menimbulkan kekecewaan yang berujung pada kemarahan, kebencian, bahkan konflik dengan pihak lain. Kondisi ini bertolak belakang dengan tujuan olahraga yang seharusnya menghadirkan kebersamaan dan sportivitas.
Selain itu, perjudian juga mendorong seseorang menggantungkan harapan pada keberuntungan tanpa usaha yang nyata. Kebiasaan tersebut perlahan mengikis semangat bekerja dan tanggung jawab dalam mencari nafkah.
Uang yang diperoleh dari taruhan juga dipandang sebagai harta yang didapat tanpa transaksi yang dibenarkan. Karena itu, praktik tersebut termasuk mengambil harta orang lain dengan cara yang tidak sah.
Dampak lainnya dapat dirasakan dalam kehidupan keluarga. Tidak sedikit kebutuhan rumah tangga yang terabaikan karena dana yang tersedia habis digunakan untuk berjudi. Ketika kebiasaan itu berkembang menjadi kecanduan, perhatian seseorang akan tersita pada prediksi pertandingan, peluang kemenangan, hingga taruhan berikutnya.
Akibatnya, waktu terbuang sia-sia dan kondisi psikologis dapat terganggu. Dalam banyak kasus, perjudian juga menjadi pemicu tekanan mental yang berkepanjangan.
Penjelasan Ulama tentang Bahaya Judi
Khutbah turut memuat penjelasan Syekh Ali As-Shabuni yang menerangkan bahwa dampak buruk perjudian tidak lebih ringan dibanding dampak minuman keras. Menurut beliau, perjudian dapat menimbulkan permusuhan, menjauhkan seseorang dari mengingat Allah dan salat, serta membiasakan masyarakat hidup tanpa kerja keras.
Perjudian juga disebut mampu meruntuhkan kehidupan keluarga. Banyak rumah tangga yang sebelumnya hidup berkecukupan berubah mengalami kesulitan ekonomi akibat kebiasaan berjudi.
Sementara itu, Imam Al-Baidhawi menjelaskan bahwa tingkat keburukan judi disejajarkan dengan khamr. Keduanya menjadi sarana yang dapat menyeret manusia kepada perbuatan tercela serta melemahkan kualitas akhlak dan keimanan.
Melalui khutbah tersebut, jemaah diingatkan agar tidak terjebak dalam praktik taruhan bola yang marak muncul di berbagai momentum pertandingan besar. Menjauhi perjudian menjadi bagian dari upaya menjaga kehormatan diri sekaligus bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Update Terbaru
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
Minggu / 21-06-2026, 14:48 WIB
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Mulai 2027
Minggu / 21-06-2026, 14:48 WIB
PLN Pastikan Pemulihan Listrik Pascagempa Sulteng Capai 100 Persen
Minggu / 21-06-2026, 14:46 WIB
Hari Musik: Duo Musisi Ciptakan Lagu Spontan dari Curhatan Pelintas MRT
Minggu / 21-06-2026, 14:46 WIB
Giorgio Antonio Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Ciri Pembeda
Minggu / 21-06-2026, 14:46 WIB
Sekda Bali Dorong Ajang Lari Alam Berpindah Lokasi Wisata
Minggu / 21-06-2026, 14:44 WIB
Anggota DPR Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyekapan di Bandung
Minggu / 21-06-2026, 14:44 WIB
Festival Daur Ulang Langkah Membumi Bertransformasi Jadi Market Interaktif
Minggu / 21-06-2026, 14:41 WIB
I.League Siapkan League Cup sebagai Pengganti Piala Indonesia
Minggu / 21-06-2026, 14:41 WIB
Jadwal Tayang dan Sinopsis Tensura Season 4 Episode 79: Interogasi Glenda
Minggu / 21-06-2026, 14:41 WIB
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
Minggu / 21-06-2026, 14:40 WIB
I.League Pertahankan Regulasi 11 Pemain Asing untuk Super League
Minggu / 21-06-2026, 14:40 WIB
Daftar Promo Minyak Goreng 22-24 Mei 2026 di Supermarket
Minggu / 21-06-2026, 14:40 WIB
Aliansi Masyarakat Jakarta Siap Long March Dukung Keberlanjutan MBG
Minggu / 21-06-2026, 14:36 WIB






