Marsch mengungkapkan bahwa ia memotivasi pemain saat jeda minum dengan mengatakan bahwa Kone pasti ingin tim menyelesaikan pertandingan ini dengan baik.

"Saya berkata saat water break bahwa dia pasti ingin kami menyelesaikan pertandingan ini - dan itulah yang dilakukan para pemain," ujarnya.

in1

Pelatih yang ditunjuk sejak Mei 2024 itu juga membeberkan bahwa Assim Madibo telah mendatangi ruang ganti Kanada untuk meminta maaf secara langsung kepada Kone.

>>> VIVA Apotek Catat Pertumbuhan Penjualan 35 Persen di BeautyFest Asia 2026

"Dia datang ke ruang ganti untuk meminta maaf," tambah Marsch.

Kendati menerima permintaan maaf tersebut, Marsch menyayangkan reaksi jajaran tim pelatih dan pemain cadangan Qatar di pinggir lapangan.

"Saya tidak berpikir dia bermaksud melakukan tekel yang begitu mengerikan, saya tidak menyalahkannya untuk itu, tetapi saya tidak mengerti reaksi dari bangku cadangan mereka," katanya.

Keharmonisan tim menjadi kunci penting bagi Marsch dalam menghadapi situasi sulit pasca-cedera. "Anda bisa melihat persaudaraan di sini," tambahnya.

Marsch menyebut kedekatan antarpemain sudah terasa sejak ia menjabat.

Punggawa Kanada beserta keluarga mereka dijadwalkan menggelar acara internal untuk merayakan kemenangan sekaligus memberikan dukungan moral kepada Kone.

"Keluarga mereka ada di sini dan kami akan mengadakan barbekyu keluarga besok, dan kami akan menikmatinya, dan dia (Kone) akan ada dalam pikiran kami," ujar Marsch.

Bagi Marsch, momentum Piala Dunia di rumah sendiri merupakan kesempatan emas untuk mengubah lanskap dan identitas sepak bola di Kanada.

"Hadiah besarnya adalah Piala Dunia di rumah," kata Marsch. Mantan manajer Leeds United itu menegaskan pencapaian ini akan membekas dalam ingatan seluruh masyarakat Kanada.

"Tidak ada yang akan melupakan ini. Tidak ada warga Kanada yang akan melupakan hari ini.

Akan ada 40 juta orang yang mengatakan mereka ada di sini saat ini terjadi," ujar Marsch.

Pada pertandingan pamungkas grup, Kanada dijadwalkan menghadapi Swiss untuk memperebutkan status juara grup agar bisa tetap bertanding di wilayah Kanada pada fase gugur.

>>> Disbudpar Batam: Kunjungan Museum Didominasi Pelajar dan Wisman

"Ini adalah momen yang luar biasa dan penting di negara ini," pungkas Marsch.