Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, mengakui bahwa timnya kehilangan variasi serangan setelah unggul cepat dalam laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.

Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston Stadium, Amerika Serikat, pada Kamis (12/6/2026).

>>> Sebastien Desabre Bangga Kongo Tahan Imbang Portugal di Piala Dunia 2026

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mencetak gol seharusnya menjadi momen yang bagus, tetapi tidak terjadi demikian,” ujar Martinez dalam laman FIFA.

“Saya pikir kami kehilangan sedikit variasi dalam serangan, kehilangan fluiditas dalam penguasaan bola, dan membiarkan mereka kembali menemukan bentuk permainan mereka,” lanjutnya.

Portugal unggul lebih dulu melalui gol Joao Neves pada menit keenam. Namun, dominasi mereka perlahan menurun.

Kongo berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Yoane Wissa menjelang turun minum.

>>> Presiden Prabowo Perintahkan Pemangkasan Antrean Haji Lebih Cepat

Menurut Martinez, gol penyama tersebut meningkatkan kepercayaan diri Kongo dan membuat laga semakin sulit bagi Portugal.

“Kepercayaan diri yang mereka dapatkan setelah gol itu membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tetapi memang seperti itulah yang terjadi di Piala Dunia,” katanya.

Meski hasilnya kurang memuaskan, Martinez tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya yang terus berusaha hingga menit akhir.

“Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen atau semangat.

>>> Portugal Hadapi Kongo pada Laga Perdana Piala Dunia 2026

Kami terus mencoba hingga akhir pertandingan. Kami bisa belajar dan berkembang banyak dari laga ini,” pungkasnya.