Meski angka mikroplastik terdengar besar, studi menemukan bahwa sekitar 85% hingga 97% dampak lingkungan dari mencuci piring manual berasal dari konsumsi air.

Mikroplastik hanya menyumbang sebagian kecil dari kerusakan ekosistem secara keseluruhan.

Peneliti mengidentifikasi beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan konsumen untuk mengurangi dampak lingkungan. Menggunakan lebih sedikit air saat mencuci piring memberikan manfaat lingkungan terbesar.

Selain itu, memilih spons dengan kandungan plastik lebih rendah dan memperpanjang masa pakai spons juga dapat mengurangi konsumsi sumber daya secara keseluruhan.

Studi ini dipublikasikan di jurnal Environmental Advances dengan judul "From sink to sea: Microplastic release from kitchen sponges and potential environmental effects".

>>> Korlantas Polri Tegaskan SIM Mati Tidak Bisa Diperpanjang, Harus Bikin Baru

Tim peneliti terdiri dari Leandra Hamann, Christina Galafton, Peter T. Rühr, Alexander Blanke, dan Nils Thonemann.