Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah memerlukan sokongan fundamental ekonomi yang kokoh.

Menurutnya, langkah utama yang harus dilakukan adalah meningkatkan performa ekspor serta memperkuat sektor industri nasional.

>>> Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pemerintah terus mengambil tindakan nyata untuk membangun iklim investasi yang kondusif di dalam negeri.

Strategi ini dijalankan agar daya saing ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.

"Kita terus mendorong agar iklim investasi berkembang dengan baik sehingga ekosistem ekonomi nasional menjadi semakin kompetitif dan mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Prasetyo Hadi dalam keterangannya.

Ia menekankan bahwa faktor pasar keuangan dan kebijakan moneter bukan satu-satunya aspek yang memengaruhi pergerakan mata uang.

Aktivitas di sektor riil, seperti kegiatan ekspor dan impor, memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Jika berbicara mengenai penguatan mata uang, tentu tidak bisa dilepaskan dari performa ekspor dan impor kita. Keduanya menjadi bagian penting dari fondasi ekonomi yang kuat," katanya.

>>> Jerman Hajar Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Hilirisasi dan Industrialisasi Jadi Strategi Utama

Pemerintah kini gencar mengakselerasi program hilirisasi dan industrialisasi.

Program tersebut menjadi strategi utama dalam meningkatkan nilai tambah dari berbagai komoditas dalam negeri.

Kebijakan ini dipercaya mampu memperkokoh struktur ekonomi domestik dan mendongkrak daya saing produk lokal di pasar internasional.

"Hilirisasi dan industrialisasi menjadi bagian penting untuk memperbaiki kinerja perdagangan kita," jelas Prasetyo Hadi.

Keberhasilan hilirisasi dan industrialisasi diproyeksikan membawa dampak positif luas.

>>> Omoway Luncurkan Omo X, Motor Listrik Premium dengan Komponen Lokal

Sektor ekspor akan semakin kuat, peluang investasi baru terbuka lebar, dan lapangan kerja bagi masyarakat pun tersedia.