>>> Sinopsis The Equalizer, Bioskop Trans TV 15 Juni 2026

Sumber yang dikutip Page Six sebelumnya bahkan menyebut Markle memiliki begitu banyak stok selai sehingga ia hanya membagikannya secara gratis kepada staf Netflix.

Kunjungan Situs Menurun Drastis

Kini, jumlah pengunjung situs dagang milik Markle menurun sehingga menghambat upaya menjual seluruh persediaan tersebut.

Menurut Newsweek, bisnis sang Duchess sedang mengalami perlambatan yang bertepatan dengan penurunan popularitasnya di AS.

Data dari Similarweb menunjukkan bahwa situs As Ever menerima 246 ribu kunjungan pada Desember, dengan 180 ribu di antaranya berasal dari AS.

Namun jumlah kunjungan dari AS turun tajam pada Januari 2026 menjadi hanya 89 ribu.

Tren penurunan itu terus berlanjut. Pada Februari 2026, As Ever hanya menerima 213 ribu kunjungan, dengan 83,5 ribu berasal dari AS.

Pada Maret 2026, angka kunjungan sempat meningkat dengan jumlah kunjungan 94 ribu berasal dari AS dari total 226 ribu kunjungan.

Namun, jumlah kunjungan mengalami penurunan drastis pada April 2026, dengan 61,5 ribu kunjungan berasal dari AS dari total 178 ribu kunjungan.

Meski angka-angka tersebut sering digunakan sebagai indikator kinerja bisnis, data penjualan resmi belum pernah dipublikasikan.

Kendati demikian, juru bicara Meghan Markle membantah narasi bahwa bisnis Duchess of Sussex ini sedang menuju kebangkrutan dan menganggap laporan-laporan tersebut hanya spekulasi yang berulang.

>>> Lee Jun-young Umumkan Mulai Wajib Militer 21 Juli

"Masalah dengan semua artikel Daily Mail tentang kiamat As Ever yang ditulis Alison Boshoff adalah bahwa semuanya seperti Groundhog Day: prediksi yang sama, sumber anonim yang sama, keyakinan yang sama, dan entah bagaimana kami masih menunggu bencana yang mereka janjikan sejak 2024," kata juru bicara tersebut.