Berbeda dengan perwakilan sebelumnya, Gusti Moeng beserta rombongan diarahkan menuju ruang rapat Wali Kota Solo. Gusti Moeng menyatakan kehadiran mereka bertujuan untuk memenuhi undangan pertemuan yang sempat tertunda.

"Nggih, rapat. Memang sesuai dengan permintaan kami, rapat yang hari Rabu, Rabu yang lalu.

Gitu," kata Gusti Moeng saat ditemui di lokasi Balai Kota Solo, Senin (15/6/2026).

Penundaan koordinasi ini terjadi lantaran adanya agenda luar daerah dari Wali Kota Solo, Respati Ardi.

Gusti Moeng mengonfirmasi bahwa agenda utama pertemuan kali ini memang difokuskan pada pematangan rencana prosesi adat.

"Nggih, itu (bahas Kirab Suro). Ngoten.

Harapannya kami A, B, C, D, E, F, A sampai Z kita siap. Ngoten," ucap Gusti Moeng.

Pihak keraton menegaskan seluruh persiapan dari awal hingga akhir telah diatur sedemikian rupa. Langkah ini diambil agar pelaksanaan prosesi budaya tersebut dapat berjalan dengan lancar.

"Nggih. Kemarin kan Pak Wali lagi keluar kota.

>>> Transaksi Livin' by Mandiri Tembus Rp 2.083 Triliun, Tumbuh 19,6%

Jadi untuk nopo, tadi menunggu undangan," pungkas Gusti Moeng.