PT Pertamina (Persero) dan BP-AKR resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 15 Juni 2026.

Kenaikan ini berlaku untuk sejumlah varian bensin, sementara harga BBM subsidi tetap stabil.

>>> IHSG Melonjak ke Level 6.007, Ditopang Saham AMMN, BBCA, dan DSSA

Untuk produk Pertamina, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Di sisi lain, harga BBM subsidi seperti Pertalite masih dipertahankan di Rp10.000 per liter, dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Produk nonsubsidi lainnya seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan harga.

Kenaikan Harga BBM BP-AKR

BP-AKR juga menyesuaikan harga jual produknya. BP 92 (RON 92) naik dari Rp12.390 per liter menjadi Rp16.670 per liter.

>>> Umat Islam Sedunia Rayakan Tahun Baru Hijriah dengan Beragam Tradisi

BP Ultimate naik dari Rp12.930 per liter menjadi Rp17.240 per liter.

Sementara itu, harga BP Ultimate Diesel tidak berubah, tetap di Rp25.060 per liter.

Di jaringan SPBU Shell, hanya Shell V-Power Diesel yang tersedia dengan harga Rp24.490 per liter, turun dari sebelumnya Rp30.890 per liter.

Untuk SPBU Vivo, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai perubahan harga BBM.

>>> 10 Pemain Afrika Termahal di Piala Dunia 2026, Didominasi Pantai Gading

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini terjadi seiring dengan penyesuaian harga minyak dunia dan kebijakan pemerintah.