Tidak ada yang akan mengkritik saya lebih dari saya sendiri. Kritik saya didasarkan pada fakta sehari-hari, pembacaan teknis dan psikologis.

Tidak ada yang mengenal saya lebih baik dari diri saya sendiri," tuturnya.

Ia juga tidak terlalu mempermasalahkan keraguan publik. "Masih ada pertanyaan, tetapi itu tidak mengganggu saya.

Saya sadar bahwa saya berada di jalur yang benar. Kadang di lapangan, hal-hal tidak berjalan seperti yang diinginkan.

Mungkin jika kami menang lebih banyak, persepsinya akan berbeda," ucapnya.

Mantan pemain Roma ini menutup pernyataannya dengan mengungkapkan kekecewaan atas hasil pertandingan klub. "Yang paling mengganggu saya adalah tidak menang.

Selalu ada perasaan bahwa saya bisa melakukan sesuatu yang berbeda. Saya 100 persen dan absen dari pertandingan Liverpool adalah untuk mempersiapkan saya untuk Piala Dunia," katanya.

Ungkapan tersebut langsung menuai kecaman di media sosial dari suporter Liverpool yang menyoroti beban gaji sang pemain saat klub berjuang di liga.

Liverpool. com melaporkan bahwa pernyataan Alisson diterjemahkan dari bahasa Portugis, sehingga memicu perdebatan soal perbedaan makna kontekstual.

>>> Qatar vs Swiss: Kedua Tim Turunkan Skuad Utama di Laga Grup B Piala Dunia 2026

Situasi ini memperkeruh atmosfer internal klub menjelang peluncuran jersey kandang baru Liverpool untuk musim 2026/2027.