Manajemen Persija Jakarta menargetkan gelar juara BRI Super League 2026/2027 sebagai kado istimewa untuk menyambut ulang tahun ke-500 Kota Jakarta pada 22 Juni 2027.

Tim berjuluk Macan Kemayoran itu sudah lama tidak merasakan gelar kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Terakhir kali Persija menjadi juara pada musim 2018.

>>> Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Kepala Baru

Pada kompetisi musim lalu, Persija finis di posisi ketiga klasemen BRI Super League 2025/2026.

Mereka berada di bawah Borneo FC dan Persib Bandung yang meraih trigelar juara berturut-turut.

Shin Tae-yong Ditunjuk sebagai Pelatih Baru

Untuk merealisasikan target besar itu, manajemen Persija melakukan gebrakan dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai juru taktik baru. Ia menggantikan Mauricio Souza.

Shin Tae-yong adalah sosok yang familier di sepak bola Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu menukangi Timnas Indonesia sejak 2020 hingga Januari 2025.

Selama menangani Skuad Garuda, STY dikenal dengan karakter tegas dan disiplin.

Ia berhasil mengorbitkan banyak talenta muda seperti Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, Ernando Ari, dan Rizky Ridho.

Prestasi STY termasuk membawa Timnas Indonesia U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024 dan mengantarkan timnas senior ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

>>> Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Keempat Piala AFF U-19 2026

Kehadiran STY diharapkan mampu meracik komposisi skuad Persija yang solid dan tampil tangguh dalam perebutan trofi musim depan.

Dukungan dari Jakmania

Langkah manajemen mendudukkan STY di kursi kepelatihan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sesepuh Jakmania, Irlan Alarancia.

"Gua yakin banget, tahun depan Persija bisa juara di tahun yang penting, yakni 500 tahun atau lima abad Jakarta," kata Irlan via kanal YouTube Bola Bung Binder.

Irlan juga menanggapi rumor yang mengaitkan perekrutan STY dengan momentum juara bertepatan usia 500 tahun Jakarta. Menurutnya, momen tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah nilai historis.

Ia menambahkan, "Persija juara itu, kalau catatan histori digitalnya berarti, wah Persija juara saat Jakarta 5 abad. Kan gitu."

Irlan juga menyoroti kontrak STY selama tiga tahun dan harapan agar pelatih diberi waktu untuk berproses. "Kalau memang ini Panca, saya tuntut nih.

Pertama tiga tahun kontraknya benar enggak? Kedua, dibiarkan berproses.

>>> Timnas U19 Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Babak Pertama

Ya sudah, kita tunggu aja," ujarnya.