Ford Tarik 255.404 Unit Focus karena Keraguan Perbaikan Recall 2018
Ford kembali menghadapi masalah recall.
Kali ini, pabrikan asal Amerika Serikat itu menarik lebih dari seperempat juta unit Ford Focus karena tidak bisa memastikan perbaikan recall sebelumnya sudah benar-benar dilakukan.
>>> Genesis Kembali Pamerkan G90 Convertible, Produksi Masih Misteri
Recall baru dengan kode 26S40 ini mencakup 255.404 unit Ford Focus model tahun 2012-2018. Kendaraan tersebut sebelumnya sudah diperbaiki dalam recall 18S32 pada Oktober 2018.
Menurut Ford, ada kemungkinan beberapa kendaraan tercatat sudah menerima pembaruan software Powertrain Control Module, padahal software yang benar mungkin tidak pernah terpasang.
Akibatnya, cacat asli masih bisa mengintai.
Masalah pada Katup Canister Purge
Masalah berpusat pada katup canister purge (CPV). Jika katup macet terbuka, dapat menciptakan vakum berlebihan di dalam sistem bahan bakar.
Seiring waktu, vakum itu bisa merusak tangki bahan bakar plastik pada Focus.
Gejalanya meliputi lampu check engine menyala, indikator bahan bakar tidak akurat, perhitungan jarak tempuh salah, masalah pengendaraan, dan dalam kasus terburuk, mesin mati mendadak.
Ford menemukan masalah ini melalui audit software pada akhir 2024. Perusahaan mendeteksi ketidaksesuaian antara catatan software dan kondisi software aktual kendaraan.
>>> BMW iX3 Tembus 10.000 Unit di Eropa Hanya dalam Dua Bulan
Menurut dokumen yang diajukan ke NHTSA, masalah ini disebabkan oleh ketidakkonsistenan saat transisi dari alat servis IDS lama ke platform FDRS yang lebih baru.
Dalam beberapa kasus, perbaikan recall mungkin ditutup tanpa software yang dimaksud berhasil dipasang.
Ford menghabiskan lebih dari setahun menelusuri catatan dan mengaudit kendaraan yang diperbaiki dalam berbagai recall software.
Pada April 2026, Critical Concern Review Group menyimpulkan bahwa beberapa perbaikan recall mungkin belum diterapkan meskipun tercatat selesai.
Perusahaan kemudian meluncurkan verifikasi VIN-by-VIN dan akhirnya menyetujui tindakan lapangan baru pada 2 Juni 2026.
Pemilik harus kembali ke dealer Ford atau Lincoln, di mana teknisi akan memperbarui software PCM dan memverifikasi bahwa paket software yang benar terpasang sebelum menutup recall.
>>> Honda Acty Kei Truck Modifikasi Dilelang, Tenaganya Kalah dari Mesin Pemotong Rumput
Perbaikan akan dilakukan gratis.
Update Terbaru
Cruise Ship Halts Trips di Alaska Usai Kasus Penyakit Keempat
Selasa / 28-07-2026, 22:22 WIB
Aksi Lemparan Seremonial Wonyoung IVE Iringi Kemenangan Mets
Selasa / 28-07-2026, 22:21 WIB
White Sox vs Yankees Ditunda Akibat Badai Ekstrem di Chicago
Selasa / 28-07-2026, 22:21 WIB
Kasus Salmonella Meluas, Penarikan Telur 1,6 Juta Karton Terdampak
Selasa / 28-07-2026, 22:21 WIB
BINUS University Raih Tiga Penghargaan Internasional SAP untuk Kurikulum ERP
Selasa / 28-07-2026, 22:14 WIB
Guru Besar IPB Soroti Kinerja BUMN Pangan: Laba Naik 253%, Petani Harus Jadi Prioritas
Selasa / 28-07-2026, 22:14 WIB
Adopsi AI Meningkat, Perusahaan Kesulitan Memantau Infrastruktur IT Secara Real-Time
Selasa / 28-07-2026, 22:14 WIB
6 Strategi Mendapatkan Modal Bisnis Tanpa Mengorbankan Aset
Selasa / 28-07-2026, 22:14 WIB
Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan, OJK Panggil Dua Fintech Ini
Selasa / 28-07-2026, 22:07 WIB
Lewat Kanal Komunitas, FWD Insurance Permudah Pembelian Polis Bersama
Selasa / 28-07-2026, 22:07 WIB
Apindo Minta Transisi Gubernur BI Baru Cepat Agar Rupiah Stabil
Selasa / 28-07-2026, 22:00 WIB
APINDO Desak RUU Ketenagakerjaan 2026 Pro Investasi demi Daya Saing ASEAN
Selasa / 28-07-2026, 22:00 WIB
7 Anime Bertema Iblis Paling Seru, dari Demon Slayer hingga Devilman Crybaby
Selasa / 28-07-2026, 22:00 WIB
Apa Itu Mutualan? Istilah Gaul di Media Sosial yang Wajib Kamu Tahu
Selasa / 28-07-2026, 22:00 WIB







