Semangat belajar tidak mengenal usia.

Hal itu dibuktikan oleh Yulfiati Ardini, perempuan berusia 71 tahun yang baru saja menyandang gelar Sarjana Kebidanan (S.

>>> Korsel Comeback Dramatis, Kalahkan Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026

Keb) dari Universitas Mercubaktijaya.

Prosesi wisuda kelulusannya berlangsung pada 20 Mei 2026. Sebelumnya, ia telah memiliki latar belakang pendidikan Diploma 3 (D3).

Yulfiati kemudian mendaftar program nonreguler melalui jalur lanjutan untuk meraih gelar sarjana. Masa studi tersebut berhasil ia selesaikan dalam waktu 1,5 tahun.

Tidak hanya lulus tepat waktu, ia juga meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,59 dengan predikat cumlaude.

>>> Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dolar AS, Sentimen Global Membaik

Keterbatasan fisik yang tidak lagi prima tidak menjadi penghalang baginya untuk tetap disiplin dan menjaga motivasi belajar selama perkuliahan.

Apresiasi Rektor Universitas Mercubaktijaya

Keberhasilan Yulfiati mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Mercubaktijaya, Ises Reni. Ia menilai sosok Yulfiati dapat menjadi teladan bagi generasi muda dan masyarakat luas.

"Pencapaian Ibu Yulfiati Ardini menjadi teladan bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia.

Dengan semangat dan daya juang yang luar biasa, beliau mampu menyelesaikan studi tepat waktu serta menunjukkan komitmen kuat untuk terus meng-upgrade diri," ujar Ises Reni.

>>> Telkom Mitigasi Dampak Kenaikan Harga Bahan Baku Jaringan Akibat Dolar

Pihak kampus menilai kegigihan Yulfiati menjadi bukti nyata dari konsep pembelajar sepanjang hayat yang dapat memotivasi kaum muda agar tidak mudah menyerah.