Garuda di Dadaku merupakan animasi terbaru asal Indonesia yang mengembangkan semesta dari film live action pertama pada 2009.

Film ini mengusung premis serupa, yaitu tekad seorang anak yang bermimpi menjadi atlet sepak bola profesional.

>>> Adopsi AI di Indonesia Capai 92 Persen, Operator Seluler Siap Optimalkan Layanan

Putra (Keanu Azka) adalah bocah 13 tahun pengidap asma yang bercita-cita menjadi pemain timnas Indonesia.

Meski sering diremehkan, semangatnya tak pernah padam. Namun, kegagalan dalam seleksi membuat mimpinya terasa semakin jauh.

Suatu hari, ia bertemu Gaga (Kristo Immanuel), sosok Garuda ajaib yang memberinya kesempatan baru.

Putra pun bangkit dan bertekad mengikuti perlombaan Piala Bintang Sakti.

Ia mengajak teman-teman sekolahnya untuk ikut serta, dan mereka giat berlatih.

Namun, latihan tidak selalu mulus. Putra sempat putus asa dengan perkembangan tim yang ia bentuk.

>>> Apple Luncurkan iOS 27 Beta Developer, Ini Risiko dan Cara Update

Naya (Quinn Salman), anak pelatih yang jago bermain bola, ikut mendukungnya. Putra pun memulai perjalanan penuh tantangan mengejar mimpi.

Dalam prosesnya, ia belajar bahwa mimpi besar membutuhkan keberanian, kerja keras, dan dukungan orang sekitar.

Film ini diproduseri oleh Shanty Harmayn, yang juga menggarap film Garuda di Dadaku sebelumnya, bersama Tanya Yuson dan Aoura Lovenson.

Disutradarai oleh Ronny Gani, dengan naskah oleh Sofia Lo dan Makbul Mubarak.

Pengisi suara utama meliputi Keanu Azka, Kristo Immanuel, dan Quinn Salman, serta Zee Asadel, Rizky Ridho, Sal Priadi, dan lainnya.

>>> Mengenal Lukita Maxwell, Artis Berdarah Indonesia Bintang Backrooms

Garuda di Dadaku tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Juni 2026.