Tim nasional Argentina kembali menduduki peringkat pertama dalam Peringkat Dunia FIFA Putra yang dirilis pada Kamis (11/6/2026).

Kenaikan ini terjadi menjelang dimulainya turnamen Piala Dunia 2026. Argentina naik dua peringkat setelah mengalahkan Zambia 5-0 dan Islandia 3-0 dalam laga persahabatan.

>>> Membaca Doa Masuk Rumah: Kunci Keberkahan dan Perlindungan Spiritual

Dengan posisi ini, Argentina menggeser Prancis dan Spanyol.

Kembalinya ke puncak sejak Juli 2025 membawa misi besar: mematahkan catatan historis yang kerap dianggap kutukan bagi tim peringkat satu dunia.

Sejak ranking FIFA diperkenalkan pada 1992, belum pernah ada tim peringkat satu yang menjadi juara Piala Dunia.

Tren ini terjadi sejak 1994 saat Jerman di puncak namun Brasil juara, hingga 2022 ketika Brasil di posisi teratas tetapi Argentina yang mengangkat trofi.

Argentina sebagai juara bertahan berada di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Laga pembuka melawan Aljazair akan digelar di Kansas City.

Sementara Argentina naik, Prancis turun ke peringkat tiga setelah kalah dari Pantai Gading. Spanyol tetap di peringkat kedua, disusul Inggris di posisi keempat dan Portugal di kelima.

Untuk tim tuan rumah, Meksiko naik ke peringkat 14, Amerika Serikat turun ke posisi 17 setelah kalah dari Jerman, dan Kanada berada di peringkat 30.

>>> Warga Patakbanteng Pulihkan Hutan Gunung Prau Lewat Ekowisata

Maroko mencatat rekor baru di peringkat ketujuh.

Indonesia menjadi negara dengan kenaikan peringkat tertinggi, naik empat tingkat ke posisi 118 berkat kemenangan atas Oman dan Mozambik di Jakarta.

Sistem Power Rankings Baru FIFA

FIFA memperkenalkan sistem baru bernama Power Rankings bekerja sama dengan Aramco untuk menentukan peringkat pemain terbaik di Piala Dunia 2026.

Sistem ini menggunakan normalisasi data berbasis performa langsung di lapangan, meliputi aspek taktik serang, kreativitas, dan pertahanan.

Setiap pemain memulai pertandingan dengan nilai nol yang akan meningkat sepanjang laga.

Penjaga gawang dinilai dari kemampuan menghalau bola dan kecerdikan mengoper.

>>> Ariana Grande Kecam Video Imigrasi Gedung Putih, Sebut Tidak Manusiawi

Hasil penilaian 100 pemain terbaik akan dirilis FIFA dalam waktu empat jam setelah setiap pertandingan untuk menentukan peraih gelar pemain terbaik di akhir kompetisi.