Tecno resmi memperkenalkan smartphone terbaru dari lini Pova, yaitu Tecno Pova 8, untuk pasar India.

Ponsel ini mengusung baterai berkapasitas 8.000 mAh, meningkat signifikan dari pendahulunya yang hanya 6.000 mAh.

>>> Republik Ceko Kalah 1-2 dari Korea Selatan di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Baterai jumbo tersebut diklaim mampu bertahan hingga dua hari penuh dalam satu kali pengisian daya.

Tecno juga menyebut baterai ini dapat mempertahankan kapasitas minimal 80 persen setelah 2.000 siklus pengisian, setara dengan pemakaian sekitar enam tahun.

Pova 8 mendukung pengisian cepat 45 watt, yang dapat mengisi daya dari 1 persen hingga 50 persen dalam 35 menit.

Fitur reverse charging 10 watt juga tersedia, namun wireless charging 30 watt dari seri sebelumnya dihilangkan.

Fitur Unggulan dan Spesifikasi

Di bagian belakang, terdapat Alive Matrix Display berupa layar dot-matrix mini pada modul kamera yang menampilkan animasi dan notifikasi.

Fitur ini merupakan evolusi dari Delta Light Interface pada Pova 7.

Ponsel ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7100 (6 nm) dengan kecepatan 2,4 GHz.

>>> IHSG 12 Juni 2026 Melesat ke Level 6.043 pada Sesi I

RAM LPDDR5X hingga 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB menjadi pilihan memori.

Sistem pendingin berupa lembar grafit seluas 15.000 mm² menjaga suhu tetap stabil saat bermain game berat.

Layar IPS LCD 6,76 inci Full HD+ memiliki refresh rate 144 Hz dan touch sampling rate 240 Hz, serta fitur Wet & Oily Finger Touch Recognition 2.0.

Kamera belakang mengandalkan sensor utama Sony Lytia 600 50 MP dengan autofocus dan in-sensor zoom 2x. Kamera depan beresolusi 13 MP untuk swafoto.

Pova 8 memiliki sertifikasi IP64 untuk ketahanan debu dan air. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 16 dengan antarmuka HiOS 16.

Tersedia dalam empat varian warna: Arc White, Graphite Black, Helios Orange, dan Echo Green.

Di India, harga varian 6/128 GB adalah 30.000 rupee (sekitar Rp5,6 juta), sedangkan varian 8/128 GB dibanderol 32.000 rupee (sekitar Rp6 jutaan).

>>> Pemerintah Benahi Tata Kelola, Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026 Diproyeksi Turun

Belum ada informasi resmi mengenai peluncuran di Indonesia.