Surah Al Mulk, surah ke-67 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 30 ayat, memiliki kedudukan istimewa di kalangan ulama dan umat Islam.

Surah Makkiyah ini sangat dianjurkan untuk dibaca setiap malam sebelum tidur.

>>> Spacex Cetak Rekor IPO Terbesar Sepanjang Masa, Kumpulkan Rp1.222 Triliun

Nama Al Mulk berarti kerajaan, kekuasaan, atau kedaulatan, diambil dari ayat pertamanya: "Tabarakalladzi biyadihil mulku wa huwa 'ala kulli syai'in qadir."

Artinya: Maha Suci Allah yang menguasai segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa surah ini mengajak manusia merenungkan kebesaran Allah SWT, meliputi penciptaan langit, bumi, kehidupan, kematian, hingga tanda kekuasaan-Nya di alam semesta.

Keutamaan sebagai Penghalang Azab Kubur

Keutamaan Surah Al Mulk sebagai penghalang azab kubur bersumber dari hadis Rasulullah SAW.

Imam Abu Dawud dan Imam At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya dalam Al-Qur'an terdapat satu surah yang terdiri dari tiga puluh ayat.

Surah itu memberi syafaat kepada seseorang hingga dosanya diampuni. Surah itu adalah Tabarakalladzi biyadihil mulk."

Taqiyuddin Al-Jurjani dalam kitab Yang Bangkrut dan Yang Untung di Alam Kubur menyebut surah ini sebagai pencegah azab.

Para sahabat Nabi memberinya julukan Al-Mani'ah, yang berarti surah yang mencegah atau penghalang.

Sahabat Nabi, Abdullah bin Mas'ud, menggambarkan bagaimana Surah Al Mulk membela pembacanya di alam kubur.

Saat malaikat mendatangi seorang hamba, seluruh anggota tubuh memberikan kesaksian atas konsistensi membaca surah tersebut.

>>> BPS Imbau Masyarakat Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026

Kaki bersaksi berdiri untuk membacanya, sementara dada, perut, dan kepala bersaksi sebagai tempat tersimpannya bacaan.